DIY Tambah 45 Kasus Baru Covid-19, Didominasi Perusahaan Komunikasi di Sleman

Ilustrasi. - Freepik
15 Oktober 2020 20:07 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 45 penambahan kasus positif pada Kamis (15/10/2020). Sebanyak 23 kasus di antaranya merupakan hasil tracing dari kasus positif di perusahaan komunikasi di Sleman. Sementara 55 kasus dinyatakan sembuh dan dua kasus dilaporkan meninggal.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 6 kasus, Bantul 17 kasus, Kulonprogo 1 kasus, Gunungkidul 3 kasus dan Sleman 18 kasus.

Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 31 kasus, perjalanan luar daerah 3 kasus dan dalam penelusuran 11 kasus. “Berdasarkan pemerisaan pada 450 sampel dari 381 orang,” ujarnya.

Dua kasus dinyatakan meninggal yakni Kasus 3155, laki-laki 89 tahun, Sleman, dengan komorbid jantung dan Kassus 3160, laki-laki 44 tahun, Sleman dengan komorbid diabetes melitus dan TB paru. Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 1 kasus, Bantul 4 kasus, Kulonprogo 3 kasus dan Sleman 47 kasus.

Dengan ini total kasus positif DIY menjadi sebanyak 3.216 kasus, dengan 2.471 kasus sembuh dan 85 kasus meninggal. Sementara penggunaan bed pada rumah sakit rujukan untuk kritikal sebanyak 21 bed dan non kritikal 161 bed.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COvid-19 Sleman, Savitri Nurmala Dewi, mengatakan hingga saat ini total kasus positif dari perusahaan komunikasi tersebut sebanyak 85 kasus. “Sementara 62 kasus tambah 23 kasus, domisili tidak hanya di Sleman,” ungkapnya.

Pihaknya mencatat dari hasil tracing tersebut sementara domisili terdiri dari 5 kasus di Kota Jogja, 6 kasus di Bantul dan sisanya Sleman. Meski demikian menurutnya masih ada kemungkinan pindah wilayah domisili, tergantung hasil tracing lebih lanjut.