Siap-Siap Long Weekend, Personil Jaga Malioboro Ditambah

Ilustrasi. - Harian Jogja/Desi Suryanto
22 Oktober 2020 00:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Guna menyambut long weekend pada pekan depan, UPT Malioboro dan Pemkot Jogja berupaya untuk berkoordinasi untuk menambahkan personil dalam melakukan penjagaan. Hal itu dikarenakan terdapat 13 titik masuk ke Malioboro yang butuh untuk dilakukan penjagaan.

Kepala UPT Malioboro Ekwanto mengatakan jika koordinasi dilakukan untuk memastikan jika pengunjung yang masuk ke Malioboro menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Kami akan koordinasi dengan sejumlah OPD terkait. Baru akan terealisasi melalui instruksi Pak Wakil Walikota Jogja mungkin akhir Minggu ini akan dilakukan rapat. Koordinasi terkait dengan penambahan personel yang akan dilibatkan untuk menjaga Malioboro pada long weekend," ujar Ekwanto saat dikonfirmasi pada Rabu (21/10/2020).

Penjagaan merupakan hal wajib yang harus dilakukan oleh UPT Malioboro dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) karena terkait dengan upaya meminimalisir kasus Covid-19 di kota Jogja.

Baca Juga: Terbukti Masuk Kelompok LGBT, Brigjen Pol EP Disanksi Penundaan Kenaikan Pangkat

"Terkait dengan Malioboro ini kan, nyuwun sewu, pintu masuknya saja ada 13, tidak seperti destinasi wisata yang lain. Dijaga satu masuknya lewat pintu yang lain. Selama long weekend, kalau hanya njagakke petugas Joyoboro ya pastinya kewalahan, perlu penambahan personil seperti long weekend yang terjadi beberapa waktu lalu," ujar Ekwanto saat dikonfirmasi pada Rabu.

Ekwanto belum bisa memastikan berapa jumlah personil yang bakal diterjunkan untuk melakukan penjagaan saat long weekend pada minggu depan. Akan tetapi, berdasarkan catatan dari UPT Malioboro personel yang diterjunkan saat long weekend beberapa waktu lalu sebanyak 400 personil.

"Personil yang terlibat diantaranya petugas Dishub Kota Jogja yang bertugas mengurai lalu lintas, dari kecamatan dan linmas setempat untuk membantu penjagaan di sirip-sirip. Ada juga dari unsur TNI Polri," sambung Ekwanto.

Baca Juga: GKR Hemas Minta PAUD Maksimalkan Pendidikan Karakter

Pihaknya juga mengimbau agar pengunjung maupun wisatawan yang datang ke Malioboro untuk senantiasa mendata kedatangan mereka dengan melakukan scanning QR code yang terdapat di tiap-tiap zona yang ada di Malioboro.

"Upaya scanning QR code masih dilakukan. Akan tetapi, untuk pemeriksaan suhu tubuh melalui thermo gun memang tidak lagi dilakukan. Kamis masih melakukan pengadaan untuk barang tersebut," ujar Ekwanto.