Tak Penuhi Standar WHO, Jumlah Pemeriksaan Covid-19 di DIY Merosot

Ilustrasi petugas melakukan tes swab. - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha\\n
22 Oktober 2020 20:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sampai Kamis (22/10/2020) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY telah melakukan tes swab pada sebanyak 69.179 orang.

jumlah ini merupakan hitungan sejak akhir Mei, karena sebelumnya pemeriksaan dilakukan oleh pemerintah pusat dan data yang masuk DIY hanya yang positif.

Dalam sepekan terakhir, tercatat tes swab telah dilakukan pada 3.229 orang. Angka ini di bawah standar WHO dimana tes swab seharusnya 1.000 per satu juta penduduk dalam sepekan. Dengan jumlah penduduk DIY sebanyak 3,8 juta jiwa, rata-rata pemeriksaan per pekan seharusnya 3.800 orang, atau sekitar 550 orang per hari.

BACA JUGA: Banjir Promo Hari Pangan Sedunia di Novotel Yogyakarta

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengakui dalam seminggu belakangan, memang ada penurunan angka pemeriksaan. Hal ini terjadi karena sampel yang masuk laboratorium pun menurun. Meski demikian, jika dilihat dari total rata-rata tes swab dari pemeriksaan awal hingga saat ini, ia mengklaim pemeriksaan sudah melebihi standar WHO.

Berdasarkan data evaluasi Public Health Emergency Operating Centre (PHEOC) pada awal 4 Oktober lalu, rata-rata pemeriksaan per minggu mencapai 5.070 orang dan per minggu 726 orang per hari. “Makanya kami lebih ke target harian saja, minimal harus 500 sampel,” katanya.