Ini Topik yang Akan Diangkat dalam Debat Antar Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bantul

Ilustrasi. - Freepik
23 Oktober 2020 10:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul akan mulai menggelar debat publik untuk pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bantul pada Pilkada 2020, Rabu (28/10/2020) mendatang.

Debat yang dibagi dalam tiga tahap, yakni antarcalon bupati pada Rabu (28/10/2020), 4 November untuk antarcalon Wakil Bupati dan 11 November untuk antarpasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati ini akan mengangkat persoalan penanganan Covid-19.

Baca juga: Menarik, Para Calon Saling Uji Kepintaran Lawan dalam Debat Pilkada Kota Magelang

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bantul, Musnif Istiqomah menjelaskan tema debat untuk masing-masing putaran akan berbeda-beda. Tema yang akan diangkat secara berurutan adalah pemerintahan yang bersih, dilanjutkan dengan tema kedua yaitu pelayanan dasar dan tema terakhir adalah kesejahteraan umum.

“Setiap tema yang akan diangkat juga akan dikaitkan dengan situasi pendemi covid-19 termasuk strategi penanganan dampak covid-19 yang akan dilakukan oleh masing-masing calon bupati maupun wakil bupati,” kata Musnif, Jumat (23/10/2020).

Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho menjelaskan untuk debat publik ini hanya bisa dihadiri oleh 5 (lima) unsur saja yaitu pasangan calon, perwakilan tim kampanye, Komisioner KPU Bantul, Komisioner Bawaslu Bantul dan moderator.

Baca juga: Pengedar Pil Koplo Dicokok Polres Kulonprogo, Pangsa Pasarnya Remaja

“Pembatasan ini dilakukan dalam rangka antisipasi agar tidak terjadi kerumunan dan bagian dari pencegahan covid-19,” kata Didik.

Didik menambahkan untuk para pendukung paslon dapat mengikuti debat di kediaman masing-masing melalui televisi atau melalui live steraming yang dilakukan oleh KPU Bantul.

“Melalui debat public ini dapat digali visi, misi dan program yang ditawarkan oleh masing-masing pasangan calon untuk Bantul dimasa mendatang,” ucap Didik.