Kembangkan Alat Pertanian, Tim Mahasiswa FTI UII Peroleh Hibah PKM Teknologi

Desain alat pertanian yang dikembangkan mahasiswa FTI UII. - ist.
25 Oktober 2020 21:47 WIB Media Digital Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Tim Mahasiswa Fakutas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia meraih dana hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bidang Teknologi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Tim APPS yang terdiri dari M. Al Qadim, Khoerul Anwar, Halida Ulfah, Zulfi Fathiya Salsabila dan Hanif Awandani (Angkatan 2017) dengan bimbingan Ali Parkhan selaku Dosen Pendamping. Tim ini berhasil membuat inovasi alat pertanian otomatis untuk membantu mengurangi keluhan musculoskeletal disorder atau nyeri pada bagian tubuh saat melakukan proses penanaman bibit/tanaman dan diperkirakan dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian.

BACA JUGA : Pandemi Corona Mempercepat Penelitian Dosen

Adapun permasalahan yang sering dijumpai oleh petani di Indonesia saat ini ialah penggunaan alat yang masih konvesional, jarak tanam yang tidak teratur, proses penanaman membutuhkan waktu yang lama, dan postur kerja yang membungkuk.

Dijelaskan Ketua Tim M. Al Qadim, inovasi yang mereka lakukan adalah pembuatan prototype desain alat pertanian yang diberi nama APPS (Automatic Paper Pot Solution). Dalam pembuatan desain ini kami bekerja sama dengan kelompok tani Ngudi Rejeki yang berada di daerah Sleman Yogyakarta.

“APPS ini masih berupa desain bukan produk jadi, dikarenakan tahun ini teknis PKM berbeda dengan tahun sebelumnya sebab pandemi COVID-19 yang tidak memperbolehkan aktivitas di luar rumah, “kata Qadim dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Minggu (25/10/2020).

Lebih lanjut Qadim menjelaskan rangka APPS ini terbuat dari baja ringan, plat stainless steal yang digerakkan dengan motor. Inovasi yang menjadi poin tambah dari alat APPS ini yaitu penggunaan alat dilakukan secara otomatis sehingga petani tidak perlu membungkuk untuk melakukan penanaman, tinggal menekan remote yang sudah terintegrasi dengan alat APPS,” katanya.

BACA JUGA : Mahasiswa UGM Sumbangkan 20 Artikel Hasil Penelitian

Manfaat dari penggunaan alat APPS ini diprediksi dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian sebesar 39% yang mana awalnya petani pada kelompok tani Ngudi Rejeki mampu menghasilkan 2000 tanaman cabai dalam luas lahan 1.000 meter namun dengan APPS mampu menghasilkan 2780 dikarenakan jarak tanam sudah diatur sesuai dengan aturan jarak tanam yang sesuai. Selain itu proses penanaman juga menjadi lebih cepat.

Tanggal 14 Oktober 2020 lalu, kami sudah melakukan presentasi hasil progress APPS ini pada monev atau PKP2 dengan reviewer nasional dan sekarang sedang menunggu hasil untuk lolos ke Pimnas,” katanya.