Kalah di Laga Perdana, PSS Sleman Diminta Lebih Kuasai Bola
PSS Sleman langsung mengevaluasi kekalahan dari Bali United. Pieter Huistra menyoroti penguasaan bola dan menegaskan mental pemain tetap kuat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Pembukaan bioskop yang barangkali sudah ditunggu para pencinta film Jogja mulai menemukan jawabannya. Saat ini dua bioskop di Kota Jogja tengah menjalani verifikasi agar bisa beroperasi sesuai protokol kesehatan selama pandemi.
Kepala Bidang Atraksi Wisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Kota Jogja, Edi Sugiharto menjelaskan jika dua bioskop di Kota Jogja saat ini telah menjalani verifikasi dan tinggal menunggu hasilnya. "Kita sudah melakukan verifikasi dengan Satgas tinggal menunggu hasil verifikasi," terangnya pada Senin (26/10/2020).
Sesuai dengan rekomendasi WHO, disebutkan Edi Jogja yang bukan zona merah akan menerapkan 50 persen jumlah penonton di tiap ruang bioskop. Pihaknya mengatakan jika proses verifikasi bioskop sesuai dengan ketentuan prokes dari Satgas kita juga berpedoman rekomendasi dari WHO terkait pembukaan gelanggang pertunjukan seni khususnya bioskop. "Pada dasarnya sama harus CHSE (Clean Healthy Safety and Environment) tetap diterapkan secara ketat," ujarnya.
Salah satu prokes yang ketat diterapkan yakni alur pengunjung bioskop. Edi menerangkan jika alur keluar masuk penonton akan diatur ketat oleh petugas. "Setiap petugas kita siagakan jalur keluar masuknya dibuatnya, tidak ujug-ujug bareng bareng jadi ada petugas yang memandu penonton keluar satu-persatu," terangnya.
Petugas juga akan mengingatkan pengunjung untuk patuhi pada prokes seperti wajib masker, hindari kerumunan, jarak antrean 1,5 meter, dan batas antrean lima orang per posnya. "Kita datang full team ke sana Dinkes, puskesmas BPBD, Satpol PP untuk sesuai guidance kita sesuai rekomendasi dari WHO," ujarnya.
Dijelaskan Edi, tim verifikasi juga sempat menjajal langsung fasilitas Kode QR yang ada di bioskop. Dikatakan Edi pihak bioskop telah memiliki kode QR yang secara otomatis mencatat nama, alamat, nomor telp. "Kami kemarin sudah mencoba mempraktikan dan berfungsi dengan baik.
Protokol kesehatan yang tak kalah penting di bioskop nantinya yaitu desinfeksi ruangan. Edi menyebutkan setelah penayangan film maka ruang akan didesinfeksi dalam waktu beberapa saat." Nanti ada jeda waktu untuk desinfeksi yang setelah penayangan itu, ada disinfeksi dengan kadar cairan dan sebagainya yang telah dikonusltasikan dengan Dinkes. Saya minta manajemen Empire XXI dan Cinepolis Lippo Plaza untuk mentaati itu, yang pasti ada jeda, biasanya langsung kan itu, ada jeda waktu antara 30 satu jam desinfeksi ruangan," tegasnya.
Menyangkut jam buka, Edi mengatakan jika bioskop kemungkinan belum bisa beroperasi penuh mengingat situasi masih pandemi. Edi menyebutkan bioskop akan menyangkan film sehari lima kali, hal itu masih ditambah jeda waktu untuk desinfeksi. Terkait adanya bioskop yang sudah buka kendati belum keluar hasil verifikasi, Edi tidak mempersoalkan hal itu karena Jogja memang sedari awal tidak PSBB. "Selama kegiatan ekonomi menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saya kira tidak jadi persoalan," ujarnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman langsung mengevaluasi kekalahan dari Bali United. Pieter Huistra menyoroti penguasaan bola dan menegaskan mental pemain tetap kuat.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Jadwal KA Bandara YIA 14 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Basarnas mengungkap dugaan penyebab Kapal Virgo Transport 8 terbalik setelah dihantam gelombang di lambung kanan saat melintas di Laut Jawa.
Jadwal KSPN Jogja 14 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 14 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.