Advertisement

Gelombang Tinggi Ancam Libur Panjang di Pantai Gunungkidul

David Kurniawan
Selasa, 27 Oktober 2020 - 18:27 WIB
Budi Cahyana
Gelombang Tinggi Ancam Libur Panjang di Pantai Gunungkidul Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan pantai saat libur panjang diminta waspada dan berhati-hati terhadap ancaman kenaikan gelombang. Pasalnya, berdasarkan prakiran cuaca akan ada kenaikan gelombang mulai Rabu (28/10/2020) besok hingga Minggu (1/11/2020).

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko, mengatakan sudah mendapatkan informasi berkaitan dengan ancaman kenaikan gelombang. Berdasarkan prakiraan, kenaikan terjadi selama lima hari mulai akhir Oktober hingga awal November. Adapun puncak gelombang tinggi diprediksi terjadi pada 29-30 Oktober dengan ketinggian gelombang mencapai enam meter. “Harus diwaspadai karena akan berlangsung hingga 1 November dan ini bertepatan dengan libur panjang,” kata Sunu, Selasa (27/10/2020).

Advertisement

BACA JUGA: Suara Gemuruh Selamatkan Kusnan dan Keluarganya dari Terjangan Longsor Kulonprogo

SAR sudah membuat imbauan baik kepada nelayanan maupun wisatawan. Nelayan, khususnya di kawasan Pantai Nampu dan Siung, sudah melakukan upaya evakuasi kapal ke tempat yang lebih aman. Pemancing dilarang memancing di bebatuan di bawah tebing. “Kami imbau kepada nelayan untuk menunda akitivitas melaut. Untuk pengunjung jangan berenang atau bermain di area berbahaya di kawasan pantai,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono. Menurut dia, seluruh personel sebanyak 64 orang akan dikerahkan. “Kami sudah buat imbauan untuk terus berhati-hati dan waspada baik bagi pengunjung atau pelaku usaha di kawasan pantai,” katanya.

Meski adanya potensi kenaikan gelombang, ia optimistis dampaknya tidak akan berpengaruh besar. Hal ini dikarenakan puncak gelombang diprediksi terjadi saat posisi air laut surut sehingga kenaikan terjadi di tengah dan tidak sampai ke daratan. “Mudah-mudahan semua aman dan terkendali dan kenaikan gelombang tidak menimbulkan kerusakan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien

Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien

News
| Kamis, 02 April 2026, 00:17 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement