UNISA Yogyakarta Isi Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi

Ist/Unisa.
28 Oktober 2020 15:17 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sumpah pemuda merupakan moment untuk para pemuda meningkatkan prestasinya. Prestasi tersebut merupakan implementasi nyata peringatan Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020.

Demikian halnya yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta), kembali meraih prestasi pada Kompetisi Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (KMM),  program Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AST-PTM).  Program ini ditujukan untuk meningkatkan kereativitas, penalaran dan kompetensi mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), sehingga mampu mengambil peran sebagai agen perubahan dalam memajukan sains dan teknologi serta pemanfaatannya, khususnya bagi Persyarikatan Muhammadiyah dan secara lebih luas bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Pada kompetisi nasional yang bertema Sains dan Teknologi untuk Memajukan Indonesia dan Mencerahkan Semesta ini, UNISA Yogyakarta meraih satu Medali  Emas dan satu Medali Perunggu. Prestasi tersebut diraih oleh mahasiswa Bioteknologi Fakultas Sains dan Teknologi.

Adapun karya yang meraih medali emas adalah penelitian dengan judul Analisis Kekerabatan Filogenomik untuk Desain Primer SARS-CoV-2 Indonesia In Silico. Penelitian yang dikelola oleh 2 mahasiswa bioteknologi atas nama Tsania Tazkia Nabila dan Ata Rofita Wasiati.

Terkait penelitian ini, Dosen Bioteknologi, Annisa Khumaira, S.P., M.Biotech menjelaskan bahwa Indonesia perlu memasifkan deteksi molekuler COVID-19 menggunakan metode PCR. Salah satu komponen yang penting pada metode tersebut adalah primer yang harus didesain spesifik terhadap gen target. Guna mendapatkan primer yang spesifik terutama untuk clade SARS-CoV-2 Indonesia maka dilakukan analisis kekerabatannya dengan metode maximum likelihood.

Tiga puluh delapan data virus dalam database GISAID dikumpulkan. Konstruksi topologi maximum likelihood menggunakan model substitusi GTR (General Time-Reversible). Diperoleh hasil terdapat lima clade SARS-CoV-2 yang berada di Indonesia yaitu L, G, GH, GR, dan O. Beberapa sekuens SARS-CoV-2 Indonesia berkerabat dekat, baik yang berada di provinsi sama maupun berbeda. Sekuen oligonukleotida primer diambil dari tiga gen (RdRp, S, N) yang dijadikan target pada protokol WHO. Ketiga primer memenuhi parameter dan hasilnya lebih baik dibandingkan dari daftar primer serta probe yang diterbitkan oleh CDC 2020.

Karya yang meraih medali perunggu adalah inovasi  Bio tools dan Bio Straw yang merupakan produk peralatan makan sekali pakai ini terbuat dari bahan gandum dan katul, setelah dipakai bisa langsung dimakan.

Menurut Panji Agung Nugroho selaku perwakilan dari tim mahasiswa Bioteknologi yang menciptakan produk ini mengatakan bahwa tujuan dari produksi Bio tools untuk menyediakan pilihan peralatan makan sekali pakai yang dapat mengurangi penggunaan plastik dan styrofoam.

“Proses pembuatannya diawali dengan pembuatan adonan,  pencetakan menjadi bentuk alat, pengovenan dan pengemasan sekali produksi dibutuhkan sekitar 2 jam,” ucap Panji.

Produk selanjutnya yang bernama Bio straw merupakan sedotan ramah lingkungan yang terbuat dari tepung kanji singkong, Agung menuturkan dengan produk ini kita bisa mengurangi sampah sedotan plastik karena bahan yang dibuat juga terbuat dari bahan alami yang tidak menimbulkan polusi sampah.