Wisata Pantai Gunungkidul Dipadati Pengunjung, Jaga Jarak Sulit Diterapkan

Wisatawan memadati kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Kamis (29/10/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
29 Oktober 2020 20:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Objek wisata pantai di Gunungkidul terpantau dibanjiri wisatawan pada libur cuti bersama pekan ini. Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron mencatat lebih dari 1.000 pelancong berkunjung ke kawasan pesisir sejak dua hari belakangan.

Koordinator TPR Baron Supardi mengatakan gelombang kunjungan mulai terlihat sejak Rabu (28/10/2020). Di hari itu, pihaknya mencatat ada 812 kunjungan wisata ke kawasan pantai. Kemudian pada Kamis (29/10/2020) siang tercatat sudah ada 600 kunjungan. Diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah hingga 1 November 2020 mendatang.

“Perkiraan kami lonjakan secara signifikan akan terlihat pada akhir pekan nanti," kata Supardi saat ditemui wartawan di TPR Baron, Kamis siang.

Baca juga: Seusai Libur Panjang, Kasus Harian Covid-19 Diperkirakan Tambah 8.000 Akhir November

Meski terjadi lonjakan pengunjung, Supardi menyebut jumlah itu tergolong masih sedikit, jika dibandingkan sebelum pandemi Covid-19. Dijelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya, kunjungan wisata di pantai dalam sehari saat masa liburan dapat menembus sedikitnya 2.000 orang.

Sementara itu, di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari terpantau pengunjung cukup ramai. Anggota SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Firman menyebut berdasarkan pengamatannya ada sedikitnya 5.000 wisatawan di pantai tersebut. Jumlah ini naik dibandingkan dua hari lalu yang menurutnya hanya mencapai 3.000 an orang.

"Kalau kemarin itu sekitar 3.000 orang. Sekarang sampai siang ini saja ada sekitar 5.000 orang untuk kawasan Kukup sendiri," ungkapnya.

Baca juga: Jumlah Penumpang Transportasi Umum Meningkat saat Long Weekend

Terkait dengan protokol kesehatan di Pantai Kukup, Firman memastikan sebagian besar pengunjung telah mematuhinya. Terutama soal kewajiban mengenakan masker. Hanya saja untuk penerapan physical distancing atau jaga jarak masih sulit dilakukan. Khususnya bagi wisatawan yang datang rombongan.

“Untuk pemakaian masker sudah baik, cuma memang ada yang makainya gak bener, atau gak bawa. Nah kalau udah gitu kami melakukan pendataan dan imbauan serta memberikan masker gratis bagi yang tidak bawa. Untuk penerapan jaga jarak memang agak sulit, tapi tadi sudah kami imbau untuk mematuhinya,” jelas Firman.

Pihaknya mengimbau kepada para wisatawan yang datang ke pantai Kukup dan pantai lain di Gunungkidul untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, meliputi pemakaian masker, jaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan menghindari kerumunan.