Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Haji, usai mengikuti video conference Pemda DIY dengan Kemenag, Rabu (4/11). /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, JOGJA-- Yogyakarta International Airport (YIA) ditunjuk menjadi embarkasi haji oleh Kementerian Agama. Menindaklanjuti hal ini, Pemda DIY akan mencari lahan untuk membangun asrama.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan untuk pembangunan asrama tersebut dibutuhkan lahan setidaknya 5 hingga 10 hektar, dengan jarak tempuh dari YIA paling jauh satu jam. “Ngarsa Dalem [Gubernur DIY] baru mau mencari lokasi bagusnya dimana,” ujarnya usai mengikuti video conference Pemda DIY dengan Kemenag, Rabu (4/11/2020).
Embarkasi sekaligus asrama haji di DIY ini kata dia, menjadi kebutuhan dalam pemberangkatan haji, apalagi kondisi asrama haji untuk embarkasi Solo sebenarnya belum memenuhi syarat. Kemenag RI pun menilai YIA sudah memenuhi syarat bahkan berada di atas minimal ketentuan untuk sebuah embarkasi.
BACA JUGA : Ini Lahan di Kulonprogo yang Akan Dibangun Embarkasi Haji
“YIA sudah memenuhi syarat mulai dari panjang landasan 3.000 meter, luas bandara yang bisa didarati oleh pesawat-pesawat berbadan besar, yang tentu kapasitas penumpangnya banyak, sehingga lebih efisien,” ungkapnya.
Pemberangkatan haji dari DIY paparnya, per tahun sekitar 3.500 jamaah. Sementara dari daerah sekitar seperti Wonosobo, Madiun, Pacitan dan lainnya sekitar 7.000 jamaah. Maka asrama haji yang akan dibangun nanti setidaknya harus berkapasitas 10.000 jamaah.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag DIY, Edhi Gunawan, menuturkan penunjukan embarkasi haji ini merupakan bentuk optimalisasi YIA yang kini telah beroperasional. “Agar bisa dimanfaatkan lebih maksimal untuk kualitas layanan di Jogja, salah satunya untuk embarkasi,” katanya.
Pada 2020 ini kata dia, masih dalam proses persiapan lahan untuk asrama, yang bekerjasama dengan Pemda DIY. Saat ini, embarkasi haji di Indonesia ada di 13 lokasi, dimana untuk jamaah DIY dan Jawa Tengah biasanya ikut embarkasi haji di Solo.
BACA JUGA : Ini 3 Opsi untuk Pembangunan Embarkasi Haji di Jogja
Dengan dijadikannya embarkasi haji baru di YIA, diharapkan dapat membagi jamaah haji di DIY dan Jawa Tengah menjadi di dua lokasi, Solo dan Jogja. “Nanti sebagian di Jogja sebagian di Solo, supaya pelayanan jamaah bisa lebih efektif,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.