Warga Nglipar Kerja Bakti Bersihkan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

Warga bersama aparat kepolisian dan TNI sedang melakukan kegiatan bersih-bersih rumah rusak akibat terjangan anging kencang di Dusun Kedungranti, Nglipar, Nglipar. Jumat (6/11/2020). - Ist/dok warga
06 November 2020 13:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Warga bersama-sama dengan anggota TNI-Polri melakukan kegiatan bersih-bersih rumah yang rusak akibat terjangan angin kencang di Dusun Kedungranti, Nglipar, Nglipar, Jumat (6/11/2020) pagi. Akibat terjangan angin kencang ini, total ada 49 rumah yang rusak.

Relawan pun terbagi di sejumlah titik kerusakan. Berdasarkan pantauan yang ada relawan ada yang memotong pohon yang ambruk. Ada juga yang naik ke atap rumah untuk mengambil pecahan genteng yang rusak karena terjangan lisus.

Kasat Sabhara Polres, AKP Mustaqim mengatakan, pihaknya menerjunkan personel untuk melakukan kegiatan bersih guna membantu meringankan beban warga terdampak.

Baca juga: Dulu Tempat Pembuangan Sampah, Kini Jadi Objek Wisata Lembah Sorory

"Kami tidak sendirian karena dibantu dari anggota kodim, relawan. Total ada ratusan yang ikut membantu dalam kegiatan kerja bakti," kata Mustaqim kepada wartawan, Jumat siang.

Menurut dia, kegiatan dilakukan untuk membersihkan atap rumah yang rusak. Pasalnya, untuk perbaikan masih menunggu material pengganti. "Belum ada penggantinya sehingga di awal kerja bakti dilakukan bersih-bersih. Misalnya, atap emperan yang doyong dirobohkan agar tidak membahayakan keselamatan," katanya.

Baca juga: Wow, SMK Negeri 3 Wonosari Jadi Percontohan BLUD

Mantan Kapolsek Tepus ini mengungkapkan, terjangan angin kencang mengakibatkan 48 rusak dengan berbagai kondisi. Sementara itu ada satu rumah dilaporkan roboh rata dengan tanah. Meski demikian, tidak ada korban karena pemilik berhasil selamat.

"Total di Kedungranti ada 49 yang rusak. Mayoritas kerusakan terjadi pada atap rumah karena tersapu angin kencang," katanya.