Innalillahi, Sopir Meninggal Tergencet Truk Saat Antar Pasir di Sleman

Proses evakuasi sopir truk yang meninggal dunia lantaran tergencet bagian belakang truknya di Sidoarum, Godean, Jumat (6/11/2020) siang. - Ist/ dok Polsek Godean
07 November 2020 11:07 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Akibat kurang hati-hati, seorang pengantar pasir asal Kalibawang, Kulonprogo meninggal dunia setelah tergencet truk pasirnya sendiri pada Jumat (6/11/2020) siang.

Kanit Reskrim Polsek Godean, Iptu Bowo Susilo membenarkan peristiwa ini. Musibah itu dialami Budi Kuncoro, 48, warga Kulonprogo yang hendak mengantarkan pasir ke salah satu pelanggan di Perum Griya Pesona, Dusun Tangkilan, Kalurahan Sidoarum, Kapanewon Godean, Sleman pada Jumat siang.

Pria paruh baya itu menghembuskan nafas terakhirnya akibat tergencet bak truk pasir jenis dump dengan nopol AB 8126 DC. Ia diduga lalai memperhatikan kontur jalan saat melintasi ruas jalan perumahan tersebut, sehingga ketika roda truk amblas, badannya terhimpit bodi truknya sendiri.

Baca juga: Perkara Gus Nur Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

"Murni kecelakaan kerja dan kelalaian korban sendiri karena nggak perhatikan gorong-gorong di jalan itu," kata Bowo dikonfirmasi wartawan, Sabtu (7/11/2020).

Bowo menerangkan korban saat itu belum sampai di tujuan pengantaran pasir. Jaraknya masih kurang 25 meter lagi. Namun, lantaran ruas jalan perumahan yang sempit, ketika ada mobil dari arah berlawanan hendak melintasi jalan itu, ia bermaksud memposisikan truknya ke tepi untuk memberi kesempatan truk tersebut melintas.

Saat itu, ia yang menyopiri truk itu kemudian turun dari truk dan mengecek ke bagian belakang lewat sisi kanan truk. Nahas, saat tiba di samping bak belakang, tiba-tiba roda truk amblas ke gorong-gorong dan truk bermuatan pasir itu pun menghimpit tubuhnya dengan pagar milik warga.

Baca juga: Waspada, Gelombang Tinggi Diperkirakan Terjadi di Pantai Selatan DIY

"Kejadian itu langsung diketahui kernet yang kemudian turun dari truk lewat pintu kiri. Dia lalu minta tolong ke warga," kata Bowo.

Sejumlah tim yang datang mengevakuasi dari unsur Polsek Godean, Damkar Sleman, Basarnas Yogyakarta, dan relawan lain langsung melarikannya ke RS PKU Muhammadiyah Gamping. Namun, korban sudah meninggal dunia lantaran henti napas dan henti nadi. Petugas kemudian menghubungi keluarga korban di Kulonprogo.

Ia menambahkan truk yang mengangkut pasir itu bermuatan penuh. Truk yang dikemudikannya itu juga diketahui merupakan milik korban sendiri. "Mohon untuk hati-hati saat menepikan kendaraan, perlu memperhatikan kondisi jalannya," imbaunya.