Merapi Siaga, Kelompok Rentan Mulai Dievakuasi

Kelompok rentan mulai dievakuasi ke barak Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Sabtu (7/11/2020).-Harian Jogja - Gigih M. Hanafi
07 November 2020 19:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Warga di Dusun Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman yang berada di lereng Gunung Merapi, khususnya kelompok rentan, mulai dievakuasi pada Sabtu (7/11) siang menyusul status Siaga untuk Merapi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sleman Joko Supriyanto mengatakan pengungsi yang dievakuasi sudah disiapkan partisi (kamar) di barak pengungsian yang berada di dekat Balai Desa Glagaharjo. Setiap partisi diperuntukkan satu orang sedangkan untuk yang suami istri bisa dua orang

“Ada sekitar 80 partisi yang disiapkan di barak pengungsian pengungsian. Sementara ini masih cukup, kalau tidak cukup akan disiapkan lagi di SDN Muhammadiyah Cepitsari Glagaharjo sekitar 40 partisi lagi,” ujarnya di barak pengungsian Glagaharjo, Sabtu (7/11/2020).

Upaya evakuasi kepada kelompok rentan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur yang dimiliki BPBD Sleman. Jika status Merapi naik menjadi Siaga, maka kelompok rentan dan ternak harus diungsikan.

Mengenai barak pengungsian selain di Glagaharjo, untuk warga Kalitengah Lor khususnya kelompok rentan barak pengungsian yang ada di Glagaharjo sudah cukup. Akan tetapi, jika seluruh warga Kalitengah Lor yang berjumlah sekitar 500 orang dievakuasi, sejumlah barak pengungsian siap untuk digunakan, seperti di Gayamharjo yang berkapasitas sekitar 300 orang.

Warga yang dievakuasi berasal dari Kalitengah Lor karena berdasarkan rekomendasi dari BPPTKG, lokasi Kalitengah Lor memang berstatus bahaya selain di wilayah Kaliadem dan Pelemsari.