Royal Ambarrukmo Tanam Pohon Langka di YIA

Penanaman pohon di kompleks Yogyakarta International Airport, Kulonprogo pada 28 Oktober 2020.-Harian Jogja - Ist
08 November 2020 11:37 WIB Mediani Dyah Natalia Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Royal Ambarrukmo Yogyakarta, sebagai satu-satunya heritage hotel yang memiliki ikon budaya dengan keunggulan sejarah pesanggrahan Sri Sultan Hamengku Buwono VII, bekerja sama dengan PT. Angkasa Pura I menanam 11 pohon di area Bale Kambang Yogyakarta International Airport Kulonprogo pada 28 Oktober 2020.

Sebanyak 11 pohon ini berasal dari Kebon Raja Pesanggrahan Ambarrukmo yang kini disebut Royal Garden. Penanaman ini sebagai bentuk kepedulian Royal Ambarrukmo Yogyakarta untuk pariwisata Jogja.

Pohon yang ditanam sarat makna dan diharapkan dapat memberikan keteduhan di area sekitar Yogyakarta International Airport. Bale Kambang menjadi area yang dipilihkan oleh YIA khusus untuk Royal Ambarrukmo karena merupakan replika dari Bale Kambang sebenarnya yang ada di kompleks Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Yogyakarta.

Penanaman pohon dilakukan 11 tokoh penting, antara lain Haris Susanto, Managing Director Ambarrukmo Group; Herman Courbois, General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta; serta Kol. Pnb. Agus Pandu Purnama, General Manager PT. Angkasa Pura 1 Yogyakarta International Airport.

Sebanyak 11 tanaman yang sarat akan filosofi tersebut adalah pohon beringin putih, mundu, sawo kecik, belimbing wuluh, kelengkeng, dan bunga kantil. Pohon Mundu biasa disebut apel Jawa, kini semakin jarang ditemukan karena tidak banyak lagi yang menanamnya.

Herman Courbois menuturkan seluruh jenis pohon tadi kesemuanya diambil dan tumbuh di Royal Garden Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang dahulu merupakan Kebon Raja di Pesanggrahan Ambarrukmo, pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VII. “Diharapkan bisa terus dibudidayakan, sesuai dengan keberadaan Royal Ambarrukmo Yogyakarta,” ungkapnya dalam rilis kepada harianjogja.com, Minggu (8/11/2020).