Perpanjang SIM di Jogja Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasi Layanannya
Perpanjang SIM di Jogja lebih mudah lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, dan biaya September 2026.
Kustini Sri Purnomo saat bertemu dengan perwaklan kelompok tani wilayah Sleman barat, Jumat (6/11/2020)./Istimewa\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa, mendapatkan dukungan dari kelompok petani di Sleman. Mereka berharap pasangan ini memiliki satu visi dengan petani yakni memajukan pertanian di Sleman.
Tim Pemenangan Sleman Jaringan Petani Sleman, Janu Riyanto, menyatakan gelombang dukungan petani untuk calon nomor urut tiga terus bertambah. Terbaru, dukungan datang dari perwakilan petani, kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan) dan kelompok wanita tani (KWT) wilayah Sleman Barat.
"Kami menggelar konsolidasi untuk menyamakan persepsi sekaligus untuk memenangkan pasangan nomor tiga. Perwakilan petani yang hadir berasal dari Gamping, Moyudan, Minggir, dan Godean," ujar Janu Riyanto seusai deklarasi, Jumat (6/11/2020).
Janu menuturkan deklarasi serupa juga akan dilakukan perwakilan kelompok petani di wilayah Sleman utara dan tengah. Perjuangan untuk memilih pemimpin Sleman ke depan yang berpihak pada petani, menurut Janu, jatuh kepada Kustini-Danang. "Kami tidak hanya memilih berdasarkan rating kemenangan, tetapi upaya program yang disampaikan keduanya dalam menata sektor pertanian. Kami yakin petani dan Kustini-Danang memiliki satu visi untuk memajukan pertanian di Sleman," ujar Janu, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (10/11/2020).
Keselarasan visi dan misi dalam membangun sektor pertanian ke depan bersama Kustini-Danang adalah upaya untuk meningkatkan keterampilan petani menjadi petani modern. Dengan adanya peningkatan ini, maka bakal berdampak pada kemampuan petani dalam meningkatkan penghasilan melalui usaha di bidang pertanian yang lebih luas.
"Dengan konsep petani modern, kami ingin para petani bisa menyejahterakan keluarganya. Dengan kesejahteraan itu, ada kebanggaan menjadi petani dan sektor pertanian tidak hanya akan dipandang sebagai sektor dalam indikator ketahanan pangan saja, tetapi menjadi petani itu juga sejahtera," katanya.
Kustini Sri Purnomo yang hadir dalam deklarasi siap memajukan sektor pertanian di Sleman. Dengan dua program Tani Makmur dan Tani Milenial, petani yang sudah berusia tua maupun muda akan mendapatkan fasilitas dan akses yang sama untuk mengembangkan pertanian di Sleman.
"Komitmen kami dalam membangun sektor pertanian ini tertuang jelas di dalam program mulai dari hibah sarana produksi pertanian untuk kelompok tani, penyediaan modal usaha tani, pelatihan dan pendampingan produktivitas pertanian, pengembangan lumbung pangan desa, pengembangan varitas tanaman lokal unggul serta peningkatan produktivitas tanaman, peternakan, perikanan berbasis kelompok," ujar Kustini. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perpanjang SIM di Jogja lebih mudah lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, dan biaya September 2026.
Stasiun Geofisika Manado mencatat 515 gempa tektonik guncang Sulawesi Utara selama Agustus 2026. Gempa terbesar capai magnitudo 6,5.
Jadwal DAMRI dari YIA Jumat 18 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Ratusan siswa SMKN 1 Boyolangu Tulungagung mengeluh diare usai santap menu MBG. Dinkes amankan sampel makanan untuk uji laboratorium.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 18 September 2026 melayani 24 perjalanan rute Stasiun Tugu-YIA PP. Cek jam keberangkatan dan waktu tempuhnya.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.