Pilihan Lurah Serentak Gunungkidul Digelar 26 September
Pemkab Gunungkidul merencanakan pilihan lurah serentak pada 26 September 2026 di 31 kalurahan. Anggaran Rp2,6 miliar telah disiapkan dalam APBD 2026.
Ilustrasi/Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pagu anggaran dana desa untuk Gunungkidul di tahun depan naik tipis dibandingkan dengan alokasi di 2020. Kenaikan ini tidak lepas dari peningkatan alokasi Pemerintah Pusat.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Subiyantoro, mengatakan pagu anggaran untuk dana desa di 2021 sudah didapatkan.
BACA JUGA: Gunung Merapi Alami 19 Gempa Guguran
Sebanyak148 desa di Gunungkidul mendapatkan alokasi sekitar Rp144,6 miliar. Jumlah itu naik sekitar Rp2 miliar dibandingkan dengan alokasi di tahun ini yang mencapai Rp142 miliar. “Pagunya sudah ada dan dimasukan dalam draf APBD 2021,” kata Subiyantoro, Jumat (13/11/2020).
Menurut dia, tahun depan ada indikator baru dalam penghitungan anggaran. Selama ini, indikator banyak mengacu pada luas wilayah, jumlah penduduk hingga tingkat kemiskinan. Namun, tahun depan indikator ditambah melalui afirmasi kinerja di setiap desa terkait dengan pemanfaatan dana desa tahun anggaran sebelumnya. “Khusus Gunungkidul tidak ada alokasi untuk indikator afirmasi,” ungkapnya.
BACA JUGA: Tol Jogja-Bawen Telan Biaya Rp14 Triliun, Ada Terowongan di Temanggung
Subiyantoro menjelaskan sesuai dengan instruksi yang tertuang dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No.13/2020, ada tiga sasaran untuk kegiatan dana desa di 2021. Selain untuk lanjutan penyaluran BLT dana desa, dana desa juga digunakan dua program lain yakni pengembangan BUMDes dan sumber daya manusia. “Salah satunya kegiatan PAUD dan penanganan stunting di setiap kalurahan,” katanya.
Menurut dia, realisasi anggaran nantinya dituangkan dalam peraturan bupati. “Untuk sekarang masih sebatas pagu, tapi kalau sudah tertuang dalam perbup maka anggarannya sudah pasti,” katanya.
Lurah Ngloro, Kapanewon Saptosari, Heri Yulianto mengatakan sudah mendapatkan informasi berkaitan dengan adanya peningkatan pagu anggaran dana desa dari Pemerintah Pusat. Meski demikian, pihaknya masih menunggu petunjuk resmi dari pemkab terkait alokasi pasti dan perencaaan penggunaannya. “Kami tunggu juknisnya seperti apa. Yang jelas, pemanfaatan program akan mengacu pada aturan yang ada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul merencanakan pilihan lurah serentak pada 26 September 2026 di 31 kalurahan. Anggaran Rp2,6 miliar telah disiapkan dalam APBD 2026.
Enam wakil Indonesia bertanding di babak 32 besar Macau Open 2026. Sorotan tertuju pada duel Prahdiska Bagas Shujiwo melawan Lee Zii Jia.
Mehdi Torabi terancam absen membela Iran di Piala Dunia 2026 setelah visa masuk Amerika Serikat miliknya kedaluwarsa usai laga perdana.
Cristiano Ronaldo memimpin Portugal menghadapi RD Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 dalam misi mengejar gelar juara dunia pertama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Ribuan warga dan wisatawan mengikuti Mubeng Beteng malam 1 Sura di Jogja. Tradisi tapa bisu dinilai menjadi ruang refleksi dan healing bagi generasi muda.