Kulonprogo Tambah 4 Kasus Covid-19, Satu Orang Pegawai Pemkab

Ilustrasi - Freepik
15 November 2020 17:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Kasus Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo terus meningkat. Terbaru, ada tambahan empat kasus yang diumumkan gugus tugas pada Minggu (15/11). Satu dari empat pasien adalah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo.

“Ada penambahan empat kasus baru dari satu kasus sembuh, sehingga total kasus saat ini sebanyak 278, dengan rincian 20 orang diisolasi di rumah sakit, 45 isolasi mandiri, 205 pasien sembuh dan delapan meninggal dunia," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, kepada awak media Minggu sore.

BACA JUGA: Percaya Mitos Lari Saat Gunung Meletus, Warga Lereng Merapi Tak Mau Sembarangan Mengungsi

Baning mengatakan empat kasus baru itu meliputi KP-275, laki-laki, 52 asal Karangsari, Pengasih; KP-276, laki-laki, 36, Sukoreno, Sentolo; KP-277, perempuan, 53, Beji, Wates dan KP-278, perempuan, 30, Kulwaru, Wates.

Baning menyebut penyebab KP-275 dan KP-278 terinfeksi Covid-19 masih dalam penelusuran. Dua penderita tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri karena tidak menunjukkan gejala. KP-276 merupakan kontak erat KP-261. Seperti halnya dua penderita sebelumnya, KP-276 juga menjalani isolasi mandiri.

Sementara itu, KP-277 adalah salah satu pegawai di lingkungan Pemkab Kulonprogo. Baning enggan menyebutkan tempat kerja dan status pegawai tersebut tanpa alasan yang jelas.

BACA JUGA: Minuman Beralkohol Dilarang, 5 Miras Tradisional Ini Juga Ikut Terancam

Menurut Baning, KP-277 menunjukkan gejala terjangkit Covid-19 seusai pulang dari perjalanan dinas di Wonogiri dan Salatiga, Jawa Tengah. Setelah swab test, pegawai tersebut diketahui positif Covid-19. Pasien ini juga memiliki keterikatan dengan KP-274, perempuan, 37, asal Kedungsari, Pengasih.

Terhadap KP-277, gugus tugas sudah melakukan tracing dan hasilnya diperoleh 39 orang yang meliputi keluarga kasus positif, teman satu kantor dan lintas kantor yang masuk kriteria kontak erat kasus positif. Mereka kemudian menjalani swab test pada Sabtu-Minggu (14-15/11/2020).

"50 persen di antara mereka memiliki gejala tapi untuk hasil swab belum keluar, nanti kami informasikan kembali," ujar Baning.

BACA JUGA: Sekjen Muhammadiyah: Elite Agama Dibiarkan Langgar Protokol Kesehatan Hanya karena Orang Besar

Saat ini, Gugus Tugas Kulonprogo sedang mendiskusikan tindak lanjut atas kasus ini. Ada kemungkinan gugus tugas menutup sementara kantor tempat pegawai itu bekerja lantaran sebagian besar kontak kasus berasal dari sana. "Dari kontak kasus ini sedang kami diskusikan di gugus tugas, apakah perlu dilakukan penutupan sementara untuk perkantoran, di mana sebagaian kasus berasal dari sana," jelasnya.

Baning mengimbau masyarakat  masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sesak napas, dan terganggunya fungsi Indra penciuman dan pengecapan untuk segera menghubungi puskesmas terdekat. Di samping itu, masyarakat juga diminta selalu menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi penularan Covid-19.