Tim PPM UAD Bantu Peternak Sapi Perah di Pakem

Tim PPM UAD bersama warga menunjukkan produk sabun dan permen dari susu. - Istimewa/Dokumen Tim PPM UAD
17 November 2020 23:37 WIB Yudhi Kusdiyanto Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Kelompok Ternak Sapi Perah Rejomulyo, Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem, merupakan salah satu kelompok ternak sapi perah yang produktif. Setiap hari kelompok ini mampu menghasilkan sekitar 250 liter susu sapi segar. Susu tersebut langsung dijual ke warga dan sejumlah kafe di Jogja.

Untuk meningkatkan hasil produksi susu, tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang diketuai Safinta Nurindra Rahmadhia dari Program Studi Teknologi Pangan dengan anggota Shinta Amelia, dari Program Studi Teknik Kimia, dan Fitri Indra Indikawati, dari Program Studi Teknik Informatika, menggelar diskusi dengan Kelompok Ternak Sapi Perah Rejomulyo, beberapa waktu silam.

Pada diskusi tersebut disampaikan bahwa anggota Kelompok Ternak Sapi Perah Rejomulyo kadang merugi karena harga jual susu sapi yang masih rendah, sementara harga pakan cukup mahal. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab kerugian.

Berdasarkan hasil diskusi, Tim PPM UAD menginisiasi program pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pelatihan diversifikasi produk berbahan dasar susu sapi segar. Produk yang dibuat yaitu sabun susu dan permen susu sapi.

“Sabun susu dan permen susu dipilih sebagai produk yang diolah karena sabun merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat dan permen susu merupakan produk pangan yang diminati oleh semua kalangan masyarakat,” ujar Safinta, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (17/11/2020).

Selain melaksanakan pelatihan pembuatan produk sabun dan permen susu, Tim PPM UAD juga memberikan pelatihan pemasaran produk melalui media online sehingga produk dari anggota Kelompok Ternak Sapi Perah Rejomulyo dapat dijangkau oleh masyarakat luas.

Ketua Kelompok Ternak Sapi Perah Rejomulyo, Wunggardi, mendukung adanya program yang dilaksanakan oleh Tim PPM UAD yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggotanya.