Pengerjaan Simpang Tugu Dikebut, Pekerja Bakal Lembur

Pengerjaan proyek revitalisasi Tugu Jogja, Oktober 2020. - Harian Jogja/Desy Suryanto
18 November 2020 10:27 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Dobel proyek yang tengah dikerjakan di kawasan Tugu dipatok rampung sesuai target telah ditentukan. Proyek pedestrian Jln. Jenderal Sudirman maupun proyek bebas kabel udara di simpang Tugu sampai saat ini diangka lebih dari 50 persen pengerjaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Jogja, Hari Setyowacono menyampaikan jika proses pengerjaan simpang Tugu ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Selama pengerjaan kawasan simpang Tugu terjadi sedikit pengalihan arus. Penutupan arus ke utara dilakukan karena dinilai tidak memungkinkan. "Kami memang berupaya tidak menutup, tapi paling tidak ada pengalihan-pengalihan. Kalau sisi yang utara jelas tutup, karena tidak bisa untuk akses kan itu," jelasnya pada Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Kepanewon Jadi Pusat Penggerak Ekonomi dan Budaya Masyarakat

Sisi selatan Tugu telah rampung dikerjakan. Hari menjelaskan jika saat ini sisi selatan tinggal menunggu usia beton. Kendaraan tertentu bisa melintas sampai usia beton dirasa cukup kuat secara konstruksi. "Paling tidak kendaraan roda dua dulu yang bisa menginjak. Nanti bertahap nanti roda empat ringan. Karena kita juga harapannya tidak menutup lalu lintas tapi pekerjaan ya rampung," tuturnya.

Perihal rekayasa akses selama pengerjaan di simpang Tugu, Hari mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan dengan Dishub. Salah satu yang menjadi bagian dari koordinasi adalah penyediaan ruang bagi kendaraan melintas.

"Paling tidak kami kasih ruang, ruang di situ berarti kalau agak sempit beraktivitas untuk motor. Modelnya kami kasih ruang. Usia beton dua minggu kan sudah bisa dilewati, tetapi maksimalnya tiga minggu sudah usia yang ideal. Tapi dua minggu sudah bisa [dilewati," terangnya.

Hari menyebut jika proyek simpang Tugu saat ini menjadi 60 - 65 persen dari progres pengerjaan. Sehingga hari berharap proyek dapat selesai sesuai target yakni 19 Desember 2020. "Saya berharap begitu, paling tidak sesuai dengan kontrak," ujarnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Dinas Perdagangan Bantul Mulai Beroperasi

Upaya memastikan proyek bisa rampung tepat waktu diceritakan Hari akan dilakukan proses pengerjaan lembur. "Kami minta polanya adalah lembur, kan tidak mengenal malam itu kan ya untuk mengejar. Misalnya siang pas hujan, malam terang kan bisa bisa dikerjakan, polanya seperti itu," jelasnya.

Sementara itu terkait progres pengerjaan pedestrian Jln. Jenderal Sudirman, Hari menyebut sudah sampai 55 - 60 Persen pengerjaan. Terkait penurunan kabel listrik belum dilakukan karena masih terus berkoordinasi dengan PLN. "Belum turun, makanya kita dengan pln terus koordinasi untuk segera menurunkan kabel yang di simpang itu. Kita selalu koordinasi. Sebetulnya kan kabel ya ditanam dulu , begitu kabel sudah nanti kan otomatis yang atas aliran ya di salurkan ke bawah, modelnya begitu," paparnya.