Ribuan Mahasiswa UII Turun ke Jalan, Ini 7 Tuntutan untuk Prabowo-Gibran
Lebih dari 1.000 mahasiswa UII menggelar aksi damai membawa tujuh tuntutan terkait pemerintahan Prabowo-Gibran. Kampus beri dispensasi kuliah.
Pengerjaan proyek revitalisasi Tugu Jogja, Oktober 2020. /Harian Jogja-Desy Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Dobel proyek yang tengah dikerjakan di kawasan Tugu dipatok rampung sesuai target telah ditentukan. Proyek pedestrian Jln. Jenderal Sudirman maupun proyek bebas kabel udara di simpang Tugu sampai saat ini diangka lebih dari 50 persen pengerjaan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Jogja, Hari Setyowacono menyampaikan jika proses pengerjaan simpang Tugu ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Selama pengerjaan kawasan simpang Tugu terjadi sedikit pengalihan arus. Penutupan arus ke utara dilakukan karena dinilai tidak memungkinkan. "Kami memang berupaya tidak menutup, tapi paling tidak ada pengalihan-pengalihan. Kalau sisi yang utara jelas tutup, karena tidak bisa untuk akses kan itu," jelasnya pada Selasa (17/11/2020).
Baca juga: Kepanewon Jadi Pusat Penggerak Ekonomi dan Budaya Masyarakat
Sisi selatan Tugu telah rampung dikerjakan. Hari menjelaskan jika saat ini sisi selatan tinggal menunggu usia beton. Kendaraan tertentu bisa melintas sampai usia beton dirasa cukup kuat secara konstruksi. "Paling tidak kendaraan roda dua dulu yang bisa menginjak. Nanti bertahap nanti roda empat ringan. Karena kita juga harapannya tidak menutup lalu lintas tapi pekerjaan ya rampung," tuturnya.
Perihal rekayasa akses selama pengerjaan di simpang Tugu, Hari mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan dengan Dishub. Salah satu yang menjadi bagian dari koordinasi adalah penyediaan ruang bagi kendaraan melintas.
"Paling tidak kami kasih ruang, ruang di situ berarti kalau agak sempit beraktivitas untuk motor. Modelnya kami kasih ruang. Usia beton dua minggu kan sudah bisa dilewati, tetapi maksimalnya tiga minggu sudah usia yang ideal. Tapi dua minggu sudah bisa [dilewati," terangnya.
Hari menyebut jika proyek simpang Tugu saat ini menjadi 60 - 65 persen dari progres pengerjaan. Sehingga hari berharap proyek dapat selesai sesuai target yakni 19 Desember 2020. "Saya berharap begitu, paling tidak sesuai dengan kontrak," ujarnya.
Baca juga: Satgas Covid-19 Dinas Perdagangan Bantul Mulai Beroperasi
Upaya memastikan proyek bisa rampung tepat waktu diceritakan Hari akan dilakukan proses pengerjaan lembur. "Kami minta polanya adalah lembur, kan tidak mengenal malam itu kan ya untuk mengejar. Misalnya siang pas hujan, malam terang kan bisa bisa dikerjakan, polanya seperti itu," jelasnya.
Sementara itu terkait progres pengerjaan pedestrian Jln. Jenderal Sudirman, Hari menyebut sudah sampai 55 - 60 Persen pengerjaan. Terkait penurunan kabel listrik belum dilakukan karena masih terus berkoordinasi dengan PLN. "Belum turun, makanya kita dengan pln terus koordinasi untuk segera menurunkan kabel yang di simpang itu. Kita selalu koordinasi. Sebetulnya kan kabel ya ditanam dulu , begitu kabel sudah nanti kan otomatis yang atas aliran ya di salurkan ke bawah, modelnya begitu," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 1.000 mahasiswa UII menggelar aksi damai membawa tujuh tuntutan terkait pemerintahan Prabowo-Gibran. Kampus beri dispensasi kuliah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Kongo memulai uji klinis TUMAINI untuk menguji kandidat vaksin Ebola Bundibugyo. WHO mencatat 9.552 kasus terkonfirmasi per 21 Oktober 2026.
Veda Ega Pratama meraih pole position Moto3 Australia 2026 dengan waktu 1 menit 35,299 detik. Ia mengaku senang dan siap menghadapi balapan.