Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Acara pengambilan gambar atau tapping sendratari Sang Ratu di Pantai Cemara Sewu, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Senin (28/9/2020). /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Pariwisata Bantul memastikan tidak menggelar acara atraksi wisata secara langsung untuk menyambut liburan Natal dan Tahun Baru di semua objek wisata karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Namun pada malam pergantian tahun akan menggelar konser secara virtual atau online.
Kepala Seksi Atraksi Wisata pada Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata Bantul, Joko Wintolo mengatakan pandemi Covid-19 diperkirakan masih terjadi sampai liburan Natal dan Tahun Baru 2021 mendatang, sehingga atraksi wisata untuk menghibur wisatawan di beberapa objek wisata seperti yang digelar rutin di tahun-tahun sebelumnya terpaksa ditiadakan.
Baca juga: Satu per Satu Kantor Pemerintah di Kulonprogo Tutup karena Corona
Sebagai gantinya, Dinas Pariwisata menggelar konser virtual dengan menghadirkan grup musik lokal Darboy Band. “Konser Darboy Band bisa disaksikan langsung melalui youtube dan media sosial Dinas Pariwisata,” kata Joko, Senin (23/11/2020).
Selain konser langsung pihaknya juga akan menampilkan penapilan siaran tunda Darboy Band dengan latar belakang sejumlah objek wisata di Parangtritis, seperti Pantai Parangtritis, Cemoro Sewu, dan Gumuk Pasir. Video-video yang akan diambil pada pertengahan Desember itu nantinya akan diupload di media sosial. Konser virtual juga dengan iklan layanan masyarakat (ILM) tentang penegakan protokol kesehatan Covid-19.
Target
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah mengatakan tidak menargetkan khusus jumlah pengunjung pada libur Nataru ini karena kondisi masih dalam pandemi Covid-19. Selain itu berdasarkan informasi kemungkinan libur Nataru ini tidak ada cuti bersama bagi aparatur sipil negara (ASN) sehingga jumlah pengunjung objek wisata di Bantul diperkirakan terkena imbasnya.
Baca juga: Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Bantul Mulai Naik
Meski demikian ia memperkirakan tetap ada pengunjung minimal 5.000-10.000 per hari di masa libur Nataru, “Kalau khusus malam pergantian tahunnya kemungkinan bisa sampai 10.000-12.000 pengunjung,” kata Annihayah.
Sejauh ini tidak ada atraksi wisata yang akan digelar di objek wisata. Bahkan dari masyarakat juga tidak ada yang mengajukan untuk menggelar atraksi wisata di objek wisata karena semua sudah memahami masih dalam kondisi pandemi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
RSUD Wonosari menggelar Forum Komunikasi Publik bertajuk Nyawiji Roso Nhupadi Waras Bareng, Selasa (18/8/2026), dengan tujuan untuk perbaikan kualitas pelayanan
Brigade Komando Sakera mengerahkan lebih dari 2.500 personel dalam HUT ke-81 RI di JEC sekaligus memperkuat konsolidasi warga Madura.
Gempa Nias Selatan M6,1 dipicu aktivitas subduksi. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada gempa susulan.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi penanda penting bagi transformasi ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara)
Ferrari Luce, mobil listrik pertama Ferrari, terjual Rp600 miliar dalam lelang amal. Harganya 35 kali lipat dari harga normal.