Malam Tahun Baru Tak Ada Atraksi di Objek Wisata Bantul, Dispar Gelar Konser Virtual

Acara pengambilan gambar atau tapping sendratari Sang Ratu di Pantai Cemara Sewu, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Senin (28/9/2020). - Harian Jogja/Jumali
24 November 2020 07:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Pariwisata Bantul memastikan tidak menggelar acara atraksi wisata secara langsung untuk menyambut liburan Natal dan Tahun Baru di semua objek wisata karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Namun pada malam pergantian tahun akan menggelar konser secara virtual atau online.

Kepala Seksi Atraksi Wisata pada Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata Bantul, Joko Wintolo mengatakan pandemi Covid-19 diperkirakan masih terjadi sampai liburan Natal dan Tahun Baru 2021 mendatang, sehingga atraksi wisata untuk menghibur wisatawan di beberapa objek wisata seperti yang digelar rutin di tahun-tahun sebelumnya terpaksa ditiadakan.

Baca juga: Satu per Satu Kantor Pemerintah di Kulonprogo Tutup karena Corona

Sebagai gantinya, Dinas Pariwisata menggelar konser virtual dengan menghadirkan grup musik lokal Darboy Band. “Konser Darboy Band bisa disaksikan langsung melalui youtube dan media sosial Dinas Pariwisata,” kata Joko, Senin (23/11/2020).

Selain konser langsung pihaknya juga akan menampilkan penapilan siaran tunda Darboy Band dengan latar belakang sejumlah objek wisata di Parangtritis, seperti Pantai Parangtritis, Cemoro Sewu, dan Gumuk Pasir. Video-video yang akan diambil pada pertengahan Desember itu nantinya akan diupload di media sosial. Konser virtual juga dengan iklan layanan masyarakat (ILM) tentang penegakan protokol kesehatan Covid-19.

Target

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah mengatakan tidak menargetkan khusus jumlah pengunjung pada libur Nataru ini karena kondisi masih dalam pandemi Covid-19. Selain itu berdasarkan informasi kemungkinan libur Nataru ini tidak ada cuti bersama bagi aparatur sipil negara (ASN) sehingga jumlah pengunjung objek wisata di Bantul diperkirakan terkena imbasnya.

Baca juga: Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Bantul Mulai Naik

Meski demikian ia memperkirakan tetap ada pengunjung minimal 5.000-10.000 per hari di masa libur Nataru, “Kalau khusus malam pergantian tahunnya kemungkinan bisa sampai 10.000-12.000 pengunjung,” kata Annihayah.

Sejauh ini tidak ada atraksi wisata yang akan digelar di objek wisata. Bahkan dari masyarakat juga tidak ada yang mengajukan untuk menggelar atraksi wisata di objek wisata karena semua sudah memahami masih dalam kondisi pandemi.