Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Bantul Mulai Naik

Ilsutrasi - Antara/Feny Selly
23 November 2020 19:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Sebulan jelang libur hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga kebutuhan pokok di Bantul mulai naik.

Kepala Seksi Distribusi dan Harga Kebutuhan Pokok Dinas Perdagangan Bantul, Zuhriyatun Nur Handayani, mengatakan harga cabai naik paling tinggi. Cabai merah besar pada pekan ini naik dari Rp22.278 per kilogram menjadi Rp26.000 per kilogram. Cabai merah keriting naik dari Rp24.167 menjadi Rp26.633 per kilogram.

Bawang merah juga naik sedikit demi sedikit setiap hari hingga kini di angka Rp35.700 per kilogram, padahal pekan lalu masih di harga Rp34.700 per kilogram. “Cabai rawit hijau naik dari Rp22.133 per kilogram menjadi Rp25.400 per kilogram. Sementara cabai rawit merah naik Rp767 dari sebelumnya Rp24.833 per kilogram menjadi Rp25.600 per kilogram,” kata Handayani, Senin (23/11/2020).

BACA JUGA: Jejak Macan Tutul Merapi Ditemukan di Jalur Evakuasi Cangkringan

Harga bawang putih cincau naik dari Rp23.292 per kilogram di pekan lalu menjadi Rp23.500 per kilogram pekan ini. Bawang putih kating Rp26.733 menjadi Rp27.133 per kilogram. Telur ayam negeri naik dari Rp23.100 menjadi Rp23.767 per kilogram. Kebutuhan lainnya yang mengalami kenaikan Rp100 sampai Rp1.000 adalah tepung terigu, gula pasir, daging ayam broiler, garam, tomat, dan kol.

Sementara, harga kebutuhan pokok lain masih ajek. Beras IR I Rp9.700 per liter dan IR II Rp9.100 per liter, minyak goreng kemasan Rp3.300 per liter, daging sapi has Rp122.000 dan rendang Rp108.750 per kilogram.

BACA JUGA: KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Stadion Mandala Krida Jogja

Handayani mengatakan harga per pekan ketiga November itu dipantau di lima pasar besar seperti Pasar Bantul, Pasar Niten, Pasar Imogiri, Pasar Piyungan, dan Pasar Pijenan. Menurut dia kenaikan harga per pekan tersebut masih terpantau wajar dan belum signifikan, “Kenaikannya masih terjangkau,” kata Nani-sapaan akrab Zuhriyatun Nur Handayani.

Nani memastikan stok bahan pokok di Bantul masih aman berdasarkan keterangan Badan Urusan Logistik (Bulog) DIY dan juga sejumlah distributor.

Sebelumnya, pada Jumat pekan lalu, Kepala Seksi Pengawasan Perdagangan Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (P3KTN) Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Sabar Santoso, mengatakan kenaikan harga kebutuhan pokok jelang Nataru ini masih aman dan normal. Dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir.