Setelah Tutup 2 Pekan karena Covid-19, Kantor Disdukcapil Kulonprogo Kembali Buka

Salah satu warga saat menggunakan pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kulonprogo, Pengasih, Senin (30/11/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
30 November 2020 15:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kulonprogo kembali memberikan layanan tatap muka kepada masyarakat. Sebelumnya kantor ini sempat ditutup selama dua pekan lantaran menjadi lokasi penyebaran Covid-19.

Kantor yang berlokasi di Jl. Sugiman, Dusun Kemiri, Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih, ini kembali dibuka untuk umum pada Senin (30/11/2020). Seluruh layanan yang mengharuskan masyarakat untuk mengurus langsung berkas administrasi kependudukan (Adminduk) di kantor tersebut, seperti legalisasi dan pengambilan berkas bisa kembali dilakukan. 

BACA JUGA: Jokowi Ubah Skema Gaji PNS, Ini Alasannya

"Alhamdulillah hari ini kantor kami sudah kembali buka, dan seluruh layanan yang ada sudah bisa digunakan lagi," kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil Kulonprogo, Siti Arifiati saat ditemui awak media di kantornya, Senin siang.

Siti mengatakan jumlah kunjungan di Disdukcapil pada pembukaan kantor ini sebanyak 40 orang. Jumlah itu jauh dari rata-rata kunjungan per hari, yang sebelumnya bisa mencapai 100 orang. Rata-rata pengunjung hari ini adalah mereka yang sebelumnya hendak mengambil berkas adminduk tapi harus kecele karena kantor tutup.

Selama penutupan yang berlangsung sejak 16 November lalu, layanan dialihkan ke sistem daring. Namun, layanan seperti Bela AktaKu, Sedati, Kacar Kucur dan LakonKu, baru sebatas mengakomodir permohonan berkas adminduk. Sedangkan untuk memperoleh berkas fisik tetap harus datang ke kantor.

BACA JUGA: Jateng Cetak Tiga Rekor Nasional Selama Pandemi Covid-19

Siti mengatakan secara umum operasional Disdukcapil Kulonprogo sudah berjalan normal. Seluruh loket pelayanan juga telah dibuka. Namun, belum semua pegawai diperkenankan masuk. Dari total 45 pegawai yang terdiri dari ASN dan THL, baru 18 yang sudah aktif kerja.

"Tenaga yang masuk hari ini baru 18 orang, sisanya masih ada yang karantina mandiri, ada juga yang dalam perawatan di rumah sakit, tapi untuk operasional sudah normal," jelasnya.

Penutupan kantor Disdukcapil merupakan tindak lanjut dari adanya pegawai yang terkonfirmasi Covid-19. Gugus tugas setempat mencatat pegawai kantor ini yang terjangkit virus sebanyak 31 orang. Proses tracing kemudian diperluas dan mendapati adanya 12 pegawai di luar disdukcapil juga dinyatakan positif Covid-19. Selain itu juga ada sedikitnya 58 orang kontak erat keluarga dari kasus positif pegawai disdukcapil.

BACA JUGA: Bawaslu Bantul Setop Penyelidikan Video Bagi-Bagi Uang, Ini Penyebabnya

Meski operasional Disdukcapil Kulonprogo telah berangsur normal, pemkab setempat tetap akan memantau kantor tersebut. Apabila nanti kembali muncul kasus Covid-19 di kantor itu, opsi penutupan bakal diberlakukan lagi.

"Nanti akan kami evaluasi secara periodik. Kami memang buka sekarang, sembari dimonitor, nah bisa saja kan suatu saat nanti ditutup kembali kalau ada perkembangan yang tidak bagus, tapi mudah-mudahan sih bagus terus," kata Bupati Kulonprogo, Sutedjo.

Sutedjo mengatakan penutupan kantor yang terkait kasus Covid-19 merupakan keputusan dari gugus tugas. Pun demikian dengan pembukaan kantor, yang menurutnya pasti melalui proses yang tidak sebentar. Meski begitu, Sutedjo tetap mengimbau agar pelayanan di Dukcapil tetap mengedepankan kehati-hatian. Baik petugas maupun warga yang berkunjung ke sana wajib mematuhi protokol kesehatan agar peristiwa serupa tidak terulang.