Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem di empat wilayah di DIY berupa hujan disertai petir dan angin kencang.
Empat wilayah tersebut meliputi Sleman, Kulonprogo bagian utara, Kota Jogja dan Bantul bagian barat.
Adapun rinciannya, Sleman diprediksi hujan sedang di siang hari, hujan ringan di malam hari dan berawan di dini hari.
Jogja diprediksi berawan di siang hari, berawan tebal di malam hari dan berawan di dini hari.
Bantul diprediksi cerah berawan di siang hari, berawan tebal di malam hari dan berawan di dini hari.
Kulonprogo diprediksi cerah berawan di siang hari, dab berawan di malam hingga dini hari.
Gunungkidul diperkirakan cerah berawan di siang hari, berawan tebal di malam hari dan berawan di dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 32 derajat celcius, dengan kelembaban 60 hingga 95%.
BMKG juga memberikan peringatan potensi terjadinya gelombang tinggi di perairan selatan DIY yang berkisar 1,5 hingga 3 meter. Angin bertiup dari barat laut ke tenggara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.
Polda Metro Jaya menangkap 173 tersangka dari 127 kasus kejahatan jalanan di Jakarta selama 1–22 Mei 2026 melalui operasi terpadu.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.