Ratusan Pemuda Kota Magelang Dibekali Jadi Penggerak Potensi Daerah
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem di empat wilayah di DIY berupa hujan disertai petir dan angin kencang.
Empat wilayah tersebut meliputi Sleman, Kulonprogo bagian utara, Kota Jogja dan Bantul bagian barat.
Adapun rinciannya, Sleman diprediksi hujan sedang di siang hari, hujan ringan di malam hari dan berawan di dini hari.
Jogja diprediksi berawan di siang hari, berawan tebal di malam hari dan berawan di dini hari.
Bantul diprediksi cerah berawan di siang hari, berawan tebal di malam hari dan berawan di dini hari.
Kulonprogo diprediksi cerah berawan di siang hari, dab berawan di malam hingga dini hari.
Gunungkidul diperkirakan cerah berawan di siang hari, berawan tebal di malam hari dan berawan di dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 32 derajat celcius, dengan kelembaban 60 hingga 95%.
BMKG juga memberikan peringatan potensi terjadinya gelombang tinggi di perairan selatan DIY yang berkisar 1,5 hingga 3 meter. Angin bertiup dari barat laut ke tenggara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang ditargetkan menarik 40.000 pengunjung dan transaksi Rp2 miliar untuk menggerakkan ekonomi daerah.
ASDP mengoperasikan 24 kapal di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk mengurai antrean kendaraan logistik dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
TNGM mencatat 36 pendaki ilegal Merapi lahir 2006–2008. Sebanyak 13 orang lahir 2008, sementara jalur masih ditutup.
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.