Pulihkan Ekonomi UMKM dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Salah satu peserta Gelar Potensi UMKM Kota Jogja di Panggung promosi UPT Pusat Bisnis Pasar beringharjo. - Harian Jogja/Lugas Subarkah
10 Desember 2020 06:27 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, TEGALREJO--Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY turut mengambil peran dalam memberdayakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19.

Wakil Ketua Dekranasda DIY GKBRAy Paku Alam X, mengatakan ketika para UMKM berusaha memulihkan usahanya, tentu harus diimbangi dengan ketaatan pada protokol kesehatan.

“Agar koperasi dan UMKM dapat bertahan hidup selama pandemi covid-19 ini, yang perlu dilakukan ialah efisiensi produksi dan mengubah pola pemasaran yang selama ini luring menjadi daring," ungkap Gusti Putri, Talkshow Pojok Sibakul, di Kantor Dinas Koperasi dan UKM DIY, Selasa (8/12/2020).

BACA JUGA : Digitalisasi UMKM Jadi Senjata untuk Bangkit 

Ia menyarankan agar UMKM mau ikut serta dalam setiap marketplace untuk memperluas pangsa pasar, serta menambah jaringan sesama produsen untuk melakukan kebiasaan baru. Karenanya, perlu adanya sosialisasi dan pengawasan secara terus menerus dan berkelanjutan dalam menaati protokol kesehatan Covid-19.

"Sebagai budaya dasar bangsa Indonesia, yakni hidup bergotong-royong secara kekeluargaan, maka pola hidup kebersamaan, saling berbagi sesama pelaku usaha dan sesama masyarakat dalam mengatasi setiap masalah tentu lebih baik dilakukan. Baik itu mengatasi masalah di bidang kebutuhan sehari-hari, produksi, sampai pemasaran," katanya.

Gusti Putri pun menegaskan, peran perempuan sangat diperlukan dalam kehidupan dan penghidupan rumah tangga, baik saat bertindak sebagai kepala keluarga karena situasi dan kondisi, serta kolaborasi dengan suami maupun anggota keluarga lain dan anggota masyarakat.

BACA JUGA : UMKM Dibangkitkan untuk Pemulihan Ekonomi

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi mengatakan talkshow kali ini mengangkat tema Inspirasi Jogja Istimewa Menembus Batas: Pemberdayaan UMKM untuk Kesejahteraan Keluarga. Menembus batas yang dimaksud ialah pengharapan segala upaya yang dilakukan bisa memberikan inspirasi bagi pelaku koperasi dan UMKM.

"Apalagi di Bulan Desember ini kita memperingati tiga hari yang punya makna besar, yakni Hari Disabilitas, Hari Kesetiakawanan, dan Hari Ibu. Kami pun di Dinas Koperasi dan UKM DIY selalu berupaya menginspirasi para pelaku usaha di DIY ini," ungkapnya.

Pihaknya selalu berupaya memperlakukan pelaku usaha maupun koperasi tidak hanya sebagai objek, tapi juga subjek. Segala bentuk kolaborasi dan sinergi dilakukan untuk memajukan koperasi dan UMKM di DIY.

BACA JUGA : Pemulihan Ekonomi, Jogja Mandiri Ekspo Bangkitkan UMKM

Kami menjadikan kantor Dinas Koperasi dan UKM DIY ini sebagai rumah bagi para pelaku UMKM, koperasi dan masyarakat luas yang ingin mencari serta berbagi ilmu maupun informasi terkait usaha,” katanya.