Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Telur dan Bawang Merah di Bantul Mulai Naik

Ari Kusmiyati, salah satu karyawan toko sembako di Pasar Bantul sedang menata dagangannya, Senin (6/4/2019). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
13 Desember 2020 16:07 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Harga sejumlah komoditas di sejumlah pasar di Bantul mulai mengalami kenaikan harga jelang natal dan tahun baru.

Meski demikian, Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul memastikan kenaikan harga tersebut tidak signifikan. Selain itu, dinas menjamin stok dan harga kebutuhan tetap stabil jelang natal dan tahun baru.

Baca juga: Dinkes Sleman Persilakan RS Buka Inden Vaksin Covid-19

Kepala Disdag Bantul Sukrisna Dwi Susanta mengatakan harga sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan tersebut adalah telur dan bawang merah. Kendati demikian, dirinya memastikan kenaikan tersebut tidak signifikan.

Sebab, jika sebelumnya harga telur adalah Rp22.500 perkilogram pada akhir November, saat ini naik menjadi Rp26.200 perkilogram. Sedangkan bawang merah dari Rp26.350 perkilogram naik ke Rp34.250 perkilogram.

Baca juga: JogjaKita Diharapkan Bisa Membangkitkan Ekosistem Ekonomi Digital

“Harga ini didasarkan kepada pantauan ke lima pasar di Bantul,” kata Sukrisna, Minggu (13/12/2020).

Lebih lanjut Sukrisna mengungkapkan, tak hanya telur dan bawang merah, ada komoditas lainnya yang kini mulai merangkak naik di antaranya adalah cabai merah. Jika sebelumnya cabai merah keriting dan cabai merah besar dikisaran harga Rp28.000 perkilogram, saat ini menjadi Rp35.000 hingga Rp37.000 perkilogramnya.

“Untuk stok, sejauh ini kami pastikan aman dan tercukupi. Kenaikan tersebut, juga kami rasa masih stabil karena tidak begitu signifikan,” ucap Sukrisna.