Polisi Beberkan GNWS, Geng Remaja di Sleman Terduga Penganiayaan Brutal

Ilustrasi kekerasan - JIBI
14 Desember 2020 19:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Bantul Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Polisi membeberkan siapa geng remaja yang melakukan aksi brutal dengan membacok serta melindas dengan motor seorang korban di Sleman.

Sebanyak lima remaja di bawah umur terpaksa harus berurusan dengan jajaran Satreskrim Polsek Bulaksumur. Kelimanya menganiaya tiga orang menggunakan sejumlah benda tajam pada Minggu (6/12/2020) lalu di wilayah Caturtunggal, Depok, Sleman. Bahkan, satu korban terpaksa dilarikan ke RSUP Dr Sardjito karena luka berat.

Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur Iptu Fendi Timur mengatakan kelima pelaku yang ditangkap oleh Satreskrim Polsek Bulaksumur di antaranya, OKA, MH, DM, LT, dan AD. Usia dari kelimanya masih di bawah 18 tahun.

BACA JUGA: Update Corona DIY: 111 Positif, 57 Sembuh, 1 Meninggal

"Korban sendiri ada tiga, dua korban berboncengan dengan satu motor. Sedangkan, satu korban atas nama NP, 17, warga Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, membawa motor sendiri. Korban NP mengalami luka yang cukup parah sehingga harus diberikan perawatan di RSUP Dr Sardjito," ujar Iptu Fendi Timur, Senin (14/12/2020).

Aksi brutal dari sejumlah remaja yang terafiliasi dengan geng bernama Get In Wrong Side (GNWS) tersebut berawal saat mereka sedang kumpul-kumpul di depan sebuah toko seluler di Jalan Bougenville, Karangasem, Santren, Caturtunggal, Depok, Sleman pada Minggu (6/12/2020) pukul 05.00 wib pagi.

"Saat itu ada 19 remaja yang diduga terafiliasi dengan geng GNWS melihat ada dua sepeda motor yang lewat di depan mereka. Mereka langsung melakukan pengejaran kepada korban karena mereka menduga kalau ketiga korban tersebut juga terafiliasi dengan kelompok geng tertentu," sambung Iptu Fendi.

Dua korban berhasil lari dari kejaran pelaku. Nahas bagi korban NP, ia menjadi bulan-bulanan 19 pelaku. Korban NP luka di sejumlah bagian tubuhnya. Untungnya kini kondisi korban sudah membaik dan saat ini sudah rawat jalan.

"Korban menderita luka yang cukup parah. Kaki salah satu dilindas dengan sepeda motor oleh salah satu pelaku. Yang melindas adalah pelaku inisial B, kami sudah kantongi identitasnya. Korban sempat jatuh dan dibacok di bagian kepala dan tangan dengan menggunakan senjata tajam mirip celurit," terangnya.

Dari 19 pelaku yang menjadi incaran jajaran Satreskrim Polsek Bulaksumur, lima orang pelaku berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Polsek Bulaksumur. Polisi sudah mengantongi identitas 19 pelaku. Diharapkan, orang tua pelaku kooperatif dengan menyerahkan anak-anaknya ke jajaran Satreskrim Polsek Bulaksumur, tanpa harus diterbitkannya daftar pencarian orang (DPO).

"Anggota geng GNWS sendiri disinyalir beranggotakan sekitar 30 orang. Remaja yang terlibat dalam aksi pengeroyokan sendiri sekitar 19 orang. Identitasnya sudah kami kantongi. Kalau otak dari geng GNWS ini namanya Maksi, kami sedang buru. Orang tua masing-masing pelaku kami minta untuk kooperatif dan menyerahkan anak mereka yang terlibat dalam aksi kejahatan jalanan" tuturnya.