Meski Corona, Pemkab Yakin 20.000 Wisatawan Masuk Gunungkidul Libur Akhir Tahun

Wisatawan menikmati pemandangan alam dari atas perbukitan di kawasan Pantai Kesirat, Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul. - Harian Jogja/David Kurniawan
20 Desember 2020 18:57 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, tetap optimis kunjungan wisatawan akan tinggi, meski ada kewajiban tes antigen bagi orang yang akan berkunjung ke DIY.

Sekretaris Dinpar Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan keputusan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mewajibkan tes antigen untuk orang yang datang dari luar kota, menurutnya untuk kebaikan bersama. Diharapkannya wisatawan yang datang ke Gunungkidul juga dapat memenuhi protokol kesehatan yang sudah disusun.

Hary juga optimis kebijakan tersebut tidak akan menurunkan minat wisatawan berkunjung ke Gunungkidul. Seperti Ia contohkan untuk akhir pekan ini, kunjungan masih hampir sama dengan akhir pekan sebelumnya, dan lebih tinggi dari hari-hari biasa.

“Sabtu, Minggu kisaran 15 ribu sampai 20 ribu wisatawan, hari biasa kisaran 5 ribu - 10 ribu per hari. Memang kunjungan masih didominasi dari DIY dan sekitarnya. Kawasan pantai juga masih jadi favorit,” ucap Hary, Minggu (20/12/2020).

Hary menyatakan bahwa untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pihaknya telah menetapkan target kunjungan wisatawan sebanyak 204.822, dengan PAD sebesar Rp1,540 Miliar pada Kamis (24/12/2020) – 2 Januari 2021. “Sampai saat ini belum ada perubahan target,” ucapnya.

Guna menjaga protokol pencegahan Covid-19 pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan lintas sektor, mitra asosiasi pariwisata, petugas jaga retribusi, untuk menyambut libur Nataru ini.