Mesin Perahu Rusak Dihantam Ombak, Dua Nelayan Kulonprogo Terkatung-katung di Tengah Laut

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
22 Desember 2020 20:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Nasib apes menimpa menimpa dua orang nelayan di Kulonprogo. Mesin perahu mereka mendadak rusak dan mati saat menerobos ombak Pantai Congot, Kapanewon Temon, Selasa (22/12/2020) pagi. Beruntung perahu itu berhasil dievakuasi sebelum hanyut ke tengah laut.

Kapolsek Temon, Kompol Riyono mengatakan peristiwa itu bermula saat Perahu Nelayan Sri Untung yang dinaiki Gunadi, 45, dan Supriyanto, 38, warga Jangkaran, Temon, hendak menembus derasnya ombak pantai selatan. Naas hantaman ombak yang terlalu keras merusak mesin perahu itu.

BACA JUGA: Rekor Terbanyak Covid-19 di DIY! Sehari Jogja Tambah 227 Kasus Baru

Akibatnya, kedua nelayan itu terkatung-katung di atas perahu yang mulai terseret ke tengah laut. Beruntung di pinggir pantai, ada sejumlah nelayan yang melihat kejadian tersebut dan segera melakukan evakuasi.

"Melihat kejadian tersebut nelayan yang berada di pantai bersama dibantu anggota Pos TNI AL Congot membantu mengevakuasi korban dan perahu ke pantai," kata Riyono. Riyono mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun mesin perahu itu rusak.