Visiting Jogja Tayangkan Kontemplasi Musik di Selopamioro

Penampilan SJ String Orchestra saat memainkan dan memperlihatkan komposisi karawitan mereka di hamparan alam Selopamioro. - istimewa
02 Januari 2021 06:07 WIB Yudhi Kusdiyanto Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY mengupayakan kegiatan kepariwisataan di DIY dapat dikenal secara luas melalui aplikasi Youtube Visiting Jogja. Salah satunya dengan memberikan ruang ekspresi dan kreativitas bagi para pelaku seni dengan menayangkan gelar Kontemplasi Musik di Selopamioro, Rabu (30/12/2020) malam pukul 19.30 WIB.

Penanggung jawab acara sekaligus Direktur Yayasan Musike SJ, Setyawan Jayantoro saat ditemui di lokasi acara menjelaskan kontemplasi musik merupakan konser dan diskusi musik sebagai salah satu alternatif media potensial untuk menunjang berbagai misi kemanusiaan melalui berbagai pengembangan program yang edukatif. Kegiatan untuk kedua kalinya ini diselenggarakan di destinasi wisata setelah sebelumnya dilaksanakan pada 2019 di Puncak Sosok, Bantul.

Pria yang biasa disapa Mas SJ ini berharap melalui kegiatan tersebut, potensi pariwisata dapat terpublikasikan dengan cara yang menarik, khususnya melalui musik sebagai media publikasi yang inovatif dan kreatif.

Acara kontemplasi musik diadakan sebagai sarana untuk merenung dan berpikir. Pementasan ini juga terinspirasi situasi pandemi, karena ingar-bingar musik sebagai media hiburan dinilai kurang tepat,” katanya seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (1/1/2021). Selain diskusi musik, dalam acara ini juga diluncurkan SJ String Orchestra dengan menggandeng dua komposer karawitan yang ditayangkan di Youtube Visiting Jogja dan Setyawan Jayantoro.

Acara yang didukung oleh Dinpar DIY serta Pokdarwis Desa Selopamioro tersebut berlangsung lancar. Diskusi musik menghadirkan narasumber yang kompeten dari bidang komposisi, musikologi, psikologi, serta kritikus musik yakni Prof. Djohan, Singgih Sanjaya, dan Bens Leo. Diskudi membahas konsep optimalisasi musik untuk diproyeksikan dalam aktualisasi program yang lebih humanis dalam perspektif yang kritis, berhubungan dengan dimensi psikologi maupun sosiologi musik.

Dalam acara tersebut Yayasan Musike SJ meluncurkan SJ String Orchestra yang merupakan orchestra gesek Jogjakarta. Anon Suneko dari kelompok Omah Gamelan dan Peni Candra Rini dari Jagad Sentana Art memainkan dan memperlihatkan komposisi karawitan mereka di hamparan alam Selopamioro.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinpar DIY, Kurniawan menjelaskan acara kontemplasi musik diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, kemudian disiarkan melalui live streamingVisiting Jogja. Acara tersebut diharapkan dapat menggerakkan sektor perekonomian dan industri kreatif lokal serta dapat memperkuat publikasi pariwisata.

Penyelenggaraan kontemplasi musik bertujuan agar para pelaku seni dapat terus berproses menghasilkan karya seni. Masyarakat dapat menyaksikan acara ini di channel Youtube Visiting Jogja,” ujar Kurniawan.