Razia di Pesisir Gunungkidul, Polisi Tangkap Tiga Pengendara Motor

Ilustrasi. - Freepik
03 Januari 2021 20:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tim dari Polres Gunungkidul menggelar razia di kawasan pesisir pada Minggu (3/1/2021) siang. Hasilnya, polisi mengamankan tiga pengendara yang membawa minuman keras, pil koplo hingga senjata tajam.

Ketiga pengendara yang diamankan berinisial MR,16 dan FG,21 asal Kabupaten Bantul. Sedangkan satu pengendara lain berinisial M,17 asal Kapanewon Galur, Kulonprogo. 

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto mengatakan tiga pengendara yang diamankan merupakan satu komunitas pecinta motor. Hal ini terlihat dari bendera yang dibawa dan ketiganya datang secara bersama-sama.

Menurut dia, razia digelar karena adanya laporan dari masyarakat yang resah adanya komunitas motor yang ugal-ugalan di Jalur Jalan Lintas Selatan. Berdasarkan laporan ini, petugas langsung menggelar razia sehingga mendapatkan ketiga pengendara. “Langsung kami amankan lengkap dengan barang buktinya di dekat Tempat Pemungutan Retribusi JJLS,” kata Suryanto kepada wartawan, Minggu petang.

Ia menjelaskan, dari tangan ketiga pengendara polisi berhasil mengamankan satu botol minuman keras, sabuk dengan kepala mengunakan keeling dan beberapa butir pil koplo. “Ada dua yang dibawa ke Mapolsek Saptosari untuk pemeriksaan lanjutan. Sedangan satunya lagi dibawa ke mapolres untuk penyelidikan kepemilikan pil koplo,” ungkapnya.

Suryanto menegaskan polisi akan terus melakukan operasi cipta kondisi untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Sebagai gambaran pada Sabtu (2/1/2021) juga melakukan razia di kawasan Kota Wonosari untuk membubarkan kerumunan di masyarakat. “Selain untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, pembubaran juga bagian dari antisipasi adanya balapan liar di jalanan,” katanya.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiyawan mengatakan sejak awal sudah menitikaberatkan upaya pengamanan di jalur wisata, khususnya di JJLS. Berdasarkan pengaaman yang lalu, jalur ini sering digunakan rombongan pemotor seringkali ugal-ugalan di jalanan.