Meski Pandemi, Wisatawan ke Sleman Saat Libur Nataru Meningkat dibanding Tahun Lalu

Petugas melakukan simulasi untuk wisatawan di kawasan wisata Tebing Breksi, Prambanan, Sleman, Jumat (12/6/2020). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
05 Januari 2021 02:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kemarin kunjungan wisatawan di 11 destinasi pariwisata unggulan di Sleman mengalami penurunan. Selama liburan long weekend tahun baru 2021 jumlah wisatawan yang berkunjung hanya 21.068 wisatawan.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Suci Iriani Sinuraya mengatakan kunjungan wisatawan saat Nataru naik meskipun tidak begitu signifikan. Dispar mencatat rata-rata kunjungan tersebut lebih tinggi 2.002 orang dibanding liburan panjang Nataru pada 2019 lalu. Saat itu, Dispar tercatat jumlah wisatawan yang berkunjung hanya 19.066 wisatawan.

"Kalau diakumulasi masing-masing angka kunjungan dua libur panjang akhir tahun 2020 pada 11 destinasi pariwisata, jumlahnya masih dibawah kunjungan saat liburan Maulid Nabi pada Oktober lalu yang mencapai 42.808 wisatawan," jelas Suci, Senin (4/1/2020).

Baca juga: Rp155,79 Miliar Bansos Bakal Digelontorkan untuk Warga DIY

Suci mengatakan di Sleman terdapat empat destinasi utama yang menjadi pilihan wisatawan selama masa liburan kemarin. Selain Taman Wisata Tebing Breksi, wisatawan juga berkunjung ke Kaliurang, Kaliadem dan Jogja Exotarium. Rata-rata kunjungan mencapai sekitar 81% dari total kunjungan pada masa libur panjang tersebut.

"Untuk destinasi favorit lain selama libur akhir tahun 2020 yang dikunjungi adalah Agrowisata Bhumi Merapi, Monumen Jogja Kembali, Gardu Pandang Kaliurang, Candi Sambisari dan Candi Ijo," katanya.

Dari angka kunjungan tersebut, ujar Suci, wisata alam masih menjadi tujuan favorit wisatawan. Berdasar pangamatan petugas pantau Dispar Sleman, wisatawan yang berkunjung ke destinasi alam rata-rata mentaati protokol kesehatan. "Mereka mencuci tangan baik saat di pintu masuk maupun di dalam destinasi, memakai masker, dan sudah mematuhi jam operasional," katanya.

Baca juga: Indeks Pembangunan Manusia DIY 2020 Menurun

Selama libur Nataru, Pemkab Sleman mengeluarkan surat edaran (SE) Dinas Pariwisata Sleman No.443/2592 dan SE Bupati Sleman No. 440/02875 tentang Penyesuaian Kegiatan dalam Pencegahan Penyebaran Covid 19 Selama Libur Cuti Bersama Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Terpisah, Pengelola Obyek Wisata Tebing Breksi, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Kholiq Widianto mengakui jika libur Nataru jumlah wisatawan menurun. Pada, Jumat (25/12/2020) misalnya jumlah pengunjung yang datang sekitar 850 orang. Jumlahnya mengalami sedikit peningkatan dibandingkan Kamis (24/12/2020) sekitar 620 orang dan Rabu (23/12/2020) sekitar 500 orang.

"Selama libur Nataru tidak ada kenaikan signifikan. Setara jumlah kunjungan weekand di masa pandemi ini. Apalagi jika dibanding dengan tahun lalu, hanya naik kurang lebih 20%," katanya.

Untuk memberikan pelayanan yang baik sesuai protokol kesehatan, kata Kholiq, ada sejumlah kebijakan yang diterapkan pengelola selama Nataru. Salah satunya dengan menambah petugas di sejumlah titik untuk menjaga keamanan pengunjung dan penerapan protokol kesehatan. "Untuk ke depan harus disikapi dengan banyak menabung. Sebab dampak pandemi ini juga gak ada yang menyangka," katanya.