Merapi Muntahkan 29 Guguran Lava Pijar Semalam

Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). - ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
11 Januari 2021 19:07 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Aktivitas Gunung Merapi kian meningkat. Pada Minggu (10/1/2021) malam, terjadi setidaknya 29 kali guguran lava pijar dan guguran lava dengan jarak luncur maskimal 900 meter menuju kea rah hulu kali Krasak.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), hanik Humaida, menjelaskan berdasarkan laporan pengamatan pada Minggu (10/1/2021), selain 29 kali guguran lava pijar dan guguran lava, juga terdengar dua kali suara guguran dengan intensitas sedang hingga keras dari Pos Babadan.

BACA JUGA: Satgas Covid-19 Diaktifkan, Pasar di Sleman Tutup Pukul 14.00 WIB

Pada aktivitas kegempaan, selama 24 jam tercatat telah terjadi 176 gempa guguran, 164 gempa fase banyak, 44 gempa vulkanik dangkal, tiga gempa tektonik dan 35 gempa hembusan. Adapun laju rata-rata deformasi EDM Babadan sebesar 9 cm per hari.

Kemudian pada periode pengamatan Senin (11/1/2021) pukul 00.00 WIB-18.00 WIB terjadi19 kali guguran lava pijar antara pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, dnegan jarak maksimum 600 meter kea rah hulu kali Krasak. Lalu tiga guguran teramati lagi antara pukul 06.00 WIB-12.00 WIB kea rah yang sama.

Pada aktivitas kegempaan, tercatat telah terjadi sebanyak 115 gempa guguran, 19 gempa hembusan, 129 gempa fase banyak, 29 gempa vulkanik dangkal dan tiga gempa tektonik jauh. Dengan aktivitas ini status Gunung Merapi masih Siaga.