Mako Brimob Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditarget Rampung Desember
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI—Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, memastikan proses vakasinasi yang rencananya dilaksanakan Kamis (14/1/2021) batal. Vaksinasi perdana di wilayah DIY baru dilaksanakan di Kabupaten Sleman dan Kota Jogja.
“Gunungkidul mundur dan akan dilaksanakan pada Februari mendatang,” kata Dewi, Rabu (13/1/2021).
BACA JUGA: Guru Honorer 35 Tahun ke Atas Minta Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes
Menurut dia, mundurnya jadwal vaksinasi Covid-19 merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat, karena belum semua daerah menjalankan secara serentak. Selain itu, hingga sekarang vaksin yang dijanjikan juga belum diterima. “Kami serahkan sepenuhnya ke Pusat. Yang jelas, kami siap melaksanakan kapan saja,” katanya.
Dewi mengungkapkan Gunungkidul sudah menyediakan 80 petugas guna menyuntikan vaksin kepada masyarakat. Para petugas ini tersebar di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Gunungkidul.
“Rencananya di awal vaksin diberikan kepada 3.396 tenaga kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.