Gandung Pardiman: Pihak yang Tak Setuju Vaksinasi Jangan Menjadi Provokator

Gandung Pardiman. - Ist
14 Januari 2021 20:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA— Politikus Partai Golkar yang juga anggota DPR RI Gandung Pardiman mengimbau semua pihak agar mengakhiri perdebatan tentang pro dan kontra soal vaksin. Selain itu meminta kepada pihak yang menolak untuk diberi vaksin Covid-19 agar tidak menjadi provokator dengan mengajak masyarakat agar tidak menggunakan vaksin.

Hal itu disampaikan Gandung mengingat saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berjalan banyak pihak yang berkomentar layaknya seorang ahli dengan menakut-nakuti. Menurutnya sah-sah saja seseorang tidak setuju dengan vaksinasi, namun sebaiknya tidak memprovokatori masyarakat. Jangan sampai masyarakat tidak takut Covid-19 tetapi malah takut vaksinasi.

Baca juga: Tempat Tidur Pasien Kritis Covid-19 di Sleman Tinggal Tersisa Satu

“Saya dengar ada beberapa yang membenarkan tentang ketidaksediaan menggunakan vaksin. Bagi yang tidak mau silakan, itu urusan pribadi. Tetapi rakyat jangan diprovokasi agar tidak menjalar kemana-mana. Semua kan bukan ahlinya tetapi komentarnya melebih ahli, menakut-nakuti, katanya banyak yang lumpuh lah ini kan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, ini bahaya,” kata Gandung Kamis (14/1/2021).

Ia meminta kepada siapa pun agar tidak mempolitisasi vaksin Covid-19, sehingga perdebatan secara politik harus dihentikan agar tidak membingungkan masyarakat. Melalui Partai Golkar DIY pihaknya akan berusaha melakukan konter terhadap Gerakan antivaksin yang berpotensi muncul di tengah upaya vaksinasi Covid-19 ini. Caranya mengkonter tersebut dengan melakukan edukasi ke masyarakat, menggairahkan sampai ke pelosok dusun agar masyarakat tidak ragu dengan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Potret Ariel Noah Saat Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Khawatir dan Minta Penjelasan

Melalui vaksin harapannya tidak terlaku lama masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi. Mengingat saat ini vaksin menjadi alternatif yang tepat dalam mengatasi pandemi di tengah kebutuhan akan kondisi Indonesia yang sehat dan ekonomi yang berkembang.

“Pak Jokowi jadi orang Indonesia pertama yang divaksin Covid-19, ini tidak hanya mempertaruhkan jiwanya tetapi juga jabatan. Kita sudah diberi contoh, jadi tidak perlu ragu lagi dengan vaksin,” kata Ketua DPD Partai Golkar DIY ini.