46 Persen Perpustakaan Kalurahan Bantul Mati Suri, Ini Arahan Bupati
Sebanyak 46 persen perpustakaan kalurahan di Bantul dinyatakan tidak aktif. Bupati Halim instruksikan lima langkah strategis penguatan literasi desa.
Foto ilustrasi. /Reuters-Srdjan Zivulovic
Harianjogja.com, BANTUL--Kepolisian Resor Bantul menangkap pria berinisial SP alias Melenk, warga Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul. Residivis kasus Narkoba itu ditangkap karena kedapatan mengedarkan pil koplo.
Kasat Reserse Narkob Polres Bantul, AKP Archy Nevada mengatakan penangkapan tersangka dilakukan pada 14 Januari lalu. Awalnya petugas mendapatkan informasi adanya residivis kasus narkoba kembali berulah dengan berjualan narkoba.
BACA JUGA : Edarkan Ribuan Pil Koplo, Dua Orang Dibekuk Aparat
Pihaknya kemudian menindaklanjuti informasi tersebut dengan mendatangi rumah tersangka, “Selanjutnya dilakukan penangkapan dan penggeledahan dapat ditemukan barang bukti berupa 430 butir pil warna putih berlambang Y,” kata Archy, saat dihubungi Rabu (20/1/2021).
Selain barang bukti yang diamankan langsung dari tangan Melenk, diketahui tersangka sempat menjual satu toples pil koplo kepada teman tersangka pada saat satu jam sebelum penangkapan. Atas keterangan tersebut petugas kemudian mendatangi rumah teman tersangka berinisial DN,
“Selanjutnya tersangka dan saksi [DN] beserta barang bukti dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Bantul guna proses lebih lanjut,” kata Archy.
BACA JUGA : Ribuan Pil Koplo Diamankan Polisi
Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dalam kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba tersebut. tersangka Melenk Pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 46 persen perpustakaan kalurahan di Bantul dinyatakan tidak aktif. Bupati Halim instruksikan lima langkah strategis penguatan literasi desa.
Ratusan biksu mengikuti prosesi pengambilan air berkah Waisak di Umbul Jumprit Temanggung. Ritual sakral ini jadi rangkaian penting Tri Suci Waisak.
Petani di Padukuhan Krajan, Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul menghasilkan rata-rata 11,3-11,6 ton Gabah Kering Panen (GPK) per hektare dari demonstrasi pl
Bappenas mendorong hilirisasi sawit berbasis riset dan teknologi. Produk inovatif seperti kosmetik hingga material industri jadi fokus.
Pemkab Sukoharjo membatasi penggunaan gawai anak dan pelajar. Siswa dilarang pakai HP saat belajar, orang tua wajib awasi di rumah.
Bareskrim Polri menyidik dugaan manipulasi data ekspor sawit. Sejumlah dokumen dan komputer disita untuk mengungkap praktik under invoicing.