Sudah Disuntik Vaksin Bupati Sleman Tetap Terinfeksi Corona, Begini Penjelasan Dinkes

Bupati Sleman Sri Purnomo mengumumkan dirinya positif Covid-19 melalui akun instagramnya, Kamis (21/1/2021). - Ist/tangkapan layar
21 Januari 2021 18:57 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Meski sudah disuntik vaksin Covid-19, Bupati Sleman tetap terinfeksi Covid-19. Dinas Kesehatan angkat bicara.

Bupati Sleman Sri Purnomo dinyatakan positif COVID-19 terhitung sejak pemeriksaan pada Rabu (20/1/2021). Sekitar sepekan sebelumnya, ia menerima vaksin COVID-19 di Puskesmas Ngemplak II bersama 9 tokoh Sleman lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengungkapkan, COVID-19 pada Bupati Sleman tak memiliki kaitan dengan penyuntikan vaksin.

"Tidak ada hubungannya dengan vaksinasi karena vaksinasi baru memberi efek setelah diberikan dua kali," terangnya, Kamis (21/1/2021).

BACA JUGA: Seorang Perempuan Meninggal Mendadak di Parangkusumo

Menyusul dinyatakannya Sri Purnomo positif COVID-19, Pemkab Sleman menggelar konferensi pers, yang tak dihadiri sejumlah pejabat daerah Kabupaten Sleman, tentunya minus Sri Purnomo.

"Tidak [ikut] dong. Kan harus isolasi," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Sleman Sri Purnomo menyatakan secara terbuka bahwa dirinya dinyatakan positif COVID-19 pada Kamis (21/1/2021) setelah tes swab antigen pada Rabu (20/1/2021) malam, dilanjutkan tes swab PCR.

Pada Kamis pukul 13.00 WIB, ia kembali rumah sakit untuk menjalani rontgen thorax dan CT Scan thorax. Ia mengungkapkan, hasilnya bagus dan paru-paru bersih.

Sebelum tes, pada Selasa (19/1/2021) malam ia batuk-batuk, dan suhu tubuhnya naik jadi 37,6 derajat celsius. Namun saat ini, ia mengaku 100 persen sehat dan menjalankan isolasi mandiri di rumah dinas, bukan rumah sakit karena tidak menunjukkan gejala apa pun.

Seluruh keluarga dan staf rumah dinas yang sering berinteraksi dengannya sudah tes swab antigen dengan hasil negatif.

Ia pun menegaskan, vaksin COVID-19 bukan obat, mengingat ia sudah menjalani vaksinasi tujuh hari sebelumnya. Menurutnya, vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit COVID-19 agar terhindar dari tertular maupun kemungkinan sakit berat.

"Saya mengimbau bahwa perlindungan yang diberikan vaksin COVID-19, tetap perlu diikuti dengan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, cuci tangan pakai sabun serta jaga jarak dan hindari kerumunan," tutup Sri Purnomo dalam pesannya

Sumber : Suara.com