Smartfren dan Polda Yogyakarta Beri Bantuan Sembako untuk Mangiran

Smartfren bersama Kepolisan Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) memberikan bantuan kebutuhan pokok (sembako) untuk Desa Wisata Mangiran Sendangsari, Pajangan, Bantul, Jumat (22/1/2021).-Harian Jogja - Ist
22 Januari 2021 16:57 WIB Galih Eko Kurniawan Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Smartfren bersama Kepolisan Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) memberikan bantuan kebutuhan pokok (sembako) untuk Desa Wisata Mangiran Sendangsari, Pajangan, Bantul.

Desa tersebut termasuk lokasi yang memiliki nilai historis tinggi untuk Jogja, sekaligus mengandalkan wisata sebagai salah satu sumber pencahariannya. Harapannya bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang tinggal di Desa Wisata Mangiran di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Pembagian sembako yang diselenggarakan pada Jumat (22/1/2021) ini menarget 50 kepala keluarga yang tinggal di Desa Mangiran. Selain membagikan sembako, Smartfren dan Polda DIY turut membagikan 500 masker dan 300 tudung wajah sekaligus melakukan sosialisasi protokol kesehatan untuk meningkatkan kesadaran dan keamanan warga. Pembagian dilakukan bersama dengan jajaran Polda DIY secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan berlaku.

Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda DIY Komisaris Besar Polisi Achmadi, yang turut menghadiri acara pemberian bantuan sembako tersebut mengatakan untuk meringankan beban warga yang terdampak langsung Covid-19.

Dirpamobvit Polda DIY mengajak kerja sama serta mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan termasuk dari Smartfren untuk berperan serta meringankan beban masyarakat dengan memberikan CSR berupa paket sembako, masker, atau bentuk lainnya.

“Semoga dengan kerja sama ini dapat meningkatkan sinergitas antara Ditpamobvit dengan Smartfren & bisa meringankan beban masyarakat Yogyakarta,” tuturnya, Jumat.

Joseph Marthinus Gultom, Regional Head Smartfren South Central Java, menambahkan Smartfren menyambut baik sinergi Ditpamobvit Polda DIY dalam membantu meringankan beban masyarakat Jogja, khususnya di daerah wisata yang saat ini terdampak langsung oleh pandemi.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mendukung dan membantu membuka peluang Desa Mangiran untuk menjadi salah satu objek wisata nasional. “Semoga sinergi ini dapat terus berlangsung, serta memberikan dampak positif untuk seluruh Indonesia,” ucapnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Jumat.

Sejak awal pandemi, Smartfren secara aktif menyalurkan bantuan untuk masyarakat. Sebelumnya, Smartfren telah membagikan kartu perdana gratis untuk pelajar, guru dan dosen di seluruh wilayah operasionalnya.

Selain itu, Smartfren juga turut menyalurkan bantuan kuota gratis dari pemerintah melalui program Kuota Belajar Bagi Siswa, Guru dan Dosen. Smartfren bersama Komunitas Smartfren juga aktif memberikan bantuan akses internet berupa kartu perdana dan modem di sejumlah wilayah, seperti Jogja, Rembang, Surabaya dan Natuna.