Marc Marquez Pede Tatap GP Indonesia, Modal 37 Poin dari Jepang
Marc Marquez percaya diri menghadapi GP Indonesia di Mandalika setelah meraih 37 poin dan kemenangan di GP Jepang.
Ilustrasi Vaksin COVID-19. /FOTO ANTARA -Irwansyah Putra
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 10.764 dosis vaksin Sinovac dijadwalkan tiba di gudang Dinkes Bantul, Selasa (26/1/2021) siang.
Sayangnya, vaksin yang rencananya diangkut dari gudang Dinkes DIY pada pukul 09.00 WIB ke gudang Dinkes Bantul itu belum mampu memenuhi jumlah tenaga kesehatan yang dijadwalkan mendapatkan vaksin di tahap pertama termin kedua.
“Berdasarkan data yang mendapatkan e-tiket pemberian vaksin ada sebanyak 5.765 tenaga kesehatan. Sementara jika menilik jumlah vaksin yang mencapai 10.764 dosis, maka hanya mampu memenuhi kebutuhan 5.382 tenaga kesehatan,” kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Pembatasan Hampir Berakhir, Pelanggaran Prokes di Sleman Masih Bertebaran
Artinya, lanjut dia, ada 383 tenaga kesehatan yang kemungkinan tidak mendapatkan vaksin tahap pertama termin kedua. Oleh karena itu, Ia menyatakan saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinkes DIY terkait dengan 383 tenaga kesehatan tersebut agar tetap mendapatkan vaksin.
“Kami harapkan ada tambahan. Ada vaksin susulan. Karena masih ada banyak yang belum tercover,” harap Abed.
Menurut Abed, Bantul sudah sangat siap menerima vaksin. Hal ini ditandai dengan telah siapnya sarana dan prasarana baik kesiapan rantai dingin vaksin, tempat penyimpanan dan tenaga vaksinator.
“Untuk penyimpanan sendiri akan dilakukan di cold chain di Dinas Kesehatan. Kami punya 9 refigeratordan siap. Petugas juga siap jaga pagi dan sore,” paparnya.
Baca juga: Bupati Bantul Terpilih Abdul Halim Muslih Positif Terinfeksi Covid-19
Kesiapan lain, ungkap Abed ditunjukkan untuk lokasi vaksinasi (faskes mampu Covid-19). Di mana telah ada 27 puskesmas, 6 rumah sakit dan 1 poliklinik siap menggelar vaksinasi. Untuk vaksinator, ada 8 sampai 10 petugas dipersiapkan di setiap faskes mampu Covid-19.
“Jadi klo dihitung-hitung. Sekali pelayanan ada 3 jam, di mana 1 jam ada 20 orang mampu divaksin, jika tak ada kendala dalam sepekan, semua nakes sudah tervaksin. Tapi kan vaksinasi ini enggak boleh ganggu pelayanan. Sehingga pelaksanaan diserahkan ke masing-masing faskes,” kata Abed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez percaya diri menghadapi GP Indonesia di Mandalika setelah meraih 37 poin dan kemenangan di GP Jepang.
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
Mengusung tajuk Simfoni 1001 Pembatik, THE 1O1 Yogyakarta Tugu menggandeng Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta untuk menyuguhkan pengalaman m
Mobil listrik Pakistan Metro EV punya desain ala Alphard dan Vellfire. Harganya dijanjikan di bawah Rp200 juta dengan jarak tempuh 300 km.
Avengers: Endgame kembali menjadi film terlaris dunia setelah rilis ulang, menggeser Avatar dengan selisih pendapatan yang sangat tipis.
Dishub Kota Jogja memperketat pengawasan parkir selama WJNC 2026. Tarif tetap sesuai Perda, mulai Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.