APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Rencana pembukaan sekolah tatap muka yang dicanangkan Pemkab Sleman mulai 1 Februari mendatang akhirnya batal. Selain perpanjangan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM), status Sleman yang masuk zona merah juga menjadi pertimbangan.
Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan penundaan sekolah tatap muka mulai Februari mendatang terkait dengan keputusan Pemerintah Pusat dan Pemda DIY yang memperpanjang penerapan PTKM. Pemkab tentunya menghormati keputusan tersebut dengan memperpanjang PTKM.
Salah satunya dengan tetap menggelar pembelajaran online. "Awalnya kami rencanakan pelaksanaan sekolah tatap muka pasa Februari mendatang. Namun karena PTKM masih diperpanjang, maka rencana tersebut kami undur sampai selesai masa PTKM kedua," kata Harda, Senin (25/1/2021).
Harda belum bisa memastikan kapan sekolah tatap muka dilaksanakan. Pemkab tetap akan mempertimbanga situasi dan kondisi yang terjadi. Dia tetap mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan agar peyebaran Covid-19 bisa dilakukan. "Kami sebenarnya berharap PTKM tidak diperpanjang. Namun kami tetap tut wuri handayani dengan kebijakan pusat dan DIY," ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Ery Widaryana. Menurut Ery, walaupun ditunda persiapan pelaksanaan sekolah tatap muka tetap dilakukan. Disdik juga terus melakukan monitoring ke sekolah-sekolah terkait kesiapan menggelar pembelajaran tatap muka.
Salah satunya terkait penyediaan sarana dan prasarana protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sejauh ini, lanjut Ery, penyediaan sarpras Covid-19 dan lainnya yang dilakukan sekolah tidak menemui kendala. "Sebenarnya sekolah sudah siap tetapi karena PTKM diperpanjang, ya kami tunda dulu pelaksanaannya. Sampai saat ini pembelajaran tetap dilakukan secara daring," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Polres Bantul menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi Karhutla di tengah ancaman kemarau lebih kering akibat El Nino.
Sebanyak 297 lansia di Kecamatan Magelang Tengah lulus Sekolah Lansia. Program ini membekali peserta agar tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia lanjut.
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.
Uni Eropa menyiapkan jaringan listrik menghadapi gerhana matahari 12 Agustus 2026 yang diprediksi menurunkan tajam produksi listrik tenaga surya.
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas didakwa merugikan negara Rp622 miliar dalam kasus kuota haji 2023-2024.