Gasak Motor Schoopy, Maling Spesialis Perhiasan Asal Ponjong Ditangkap
Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di Semugih, Kapanewon Rongkop dengan tersangka GS asal Tambakromo, Ponjong.
Bupati Gunungkidul Badingah saat menujukan bukti transaksi tiket eletronik di kawasan TPR Baron, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Selasa (26/1/2021)./Istimewa-Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul meluncurkan layanan tiket elektronik atau e-ticketing untuk pengunjung, Selasa (26/1/2021). Meski demikian, layanan ini baru dijalankan di pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti senang layanan tiket elektronik di kawasan wisata sudah mulai dijalankan. Usulan untuk menerapkan teknologi dalam penarikan retribusi sudah diwacanakan sejak beberapa tahun lalu dan baru direalisasikan di awal tahun ini. “Sebeleum peluncuran, kami juga sudah melakukan uji coba sejak Oktober 2020 lalu,” katanya, Selasa.
BACA JUGA: Dugaan Meteor Jatuh di Buleleng Bali, Ini Penjelasan Lapan
Untuk sementara, tiket elektronik baru bisa diakses di TPR Baron. Pos TPR lainnya akan menyusul karena harus menyiapkan fasilitas pendukung agar layanan dapat berjalan dengan lancar.
Asti menyebut ada dua metode pemesanan atau pembayaran tiket elektronik. Pertama, melalui QR Code, dengan cara scan barcode di pos retribusi atau tempat lain yang tersedia barcode. Kedua, melalui virtual account, dengan cara pemesanan lewat http://ewisata.gunungkidulkab.go.id.
Selain untuk mengurangi kontak secara langsung selama pandemi Covid-19, layanan ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat lebih baik yang efektif, efisien, dan dapat dipertanggunjawabkan.
“Harapannya dengan begini, maka pendapatan asli daerah [PAD] dari retribusi tempat rekreasi dan olahraga bisa ditingkatkan,” kata Asti.
BACA JUGA: Berkunjung ke Gunungkidul, Wisatawan Tak Perlu Lagi Bawa Hasil Rapid Test
Bupati Gunungkidul Badingah mengapresiasi peluncuran tiket elektronik ini karen berada pada saat momen yang tepat. Hal ini dikarenakan kondisi masih dalam masa pandemi sehingga transaksi dilakukan secara non-tunai untuk meminimalkan kontak langsung sehingga potensi penyebaran virus bisa ditekan.
“Ini jadi salah satu upaya penegakan protokol kesehatan di area wisata,” katanya.
Badingah berharap layanan tiket elektronik di TPR Baron bisa dimanfaatkan secara optimal oleh petugas hingga wisatawan yang berkunjung di kawasan pantai dari Baron sampai Poktunggal. “Saya juga berharap layanan ini bisa mencegah kebocoran retribusi sehingga PAD bisa terus ditingkatkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di Semugih, Kapanewon Rongkop dengan tersangka GS asal Tambakromo, Ponjong.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak kunjungan wisatawan ke Jogja. Sebanyak 12 destinasi wisata dipantau untuk menjamin keamanan dan kenyamanan.
DPR minta polisi tindak tegas judi berkedok arena anak di Jakarta. 60 orang diamankan, puluhan mesin disita.
Dokter ungkap bahaya merokok sesekali. Risiko jantung, kanker hingga kecanduan tetap mengintai meski jarang merokok.
Pertamina tambah 1,3 juta LPG 3 Kg di Jateng dan DIY jelang libur 1 Muharram 1448 H. Stok dipastikan aman dan mencukupi.
Pesawat B-52 Stratofortress jatuh di California saat uji terbang. Delapan awak diduga tewas, ini kronologi dan spesifikasinya.