Grill Underpass Kentungan Copot, Arus Kendaraan Terganggu

Antrean kendaraan dari arah barat yang menuju ke underpass Kentungan pada Kamis (4/2/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo\\r\\n
05 Februari 2021 05:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN— Arus lalu lintas di Underpass Kentungan, khususnya dari arah barat pada Kamis (4/2/2021) terganggu. Pasalnya, gril penutup drainase yang ada di sisi barat copot.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Hananto Hadi Purnomo membenarkan adanya gril drainase di Underpass Kentungan yang copot, sehingga mengganggu arus lalu lintas khususnya dari arah barat. "Gril drainase copot karena dudukannya tidak benar, begitu dilewati mobil akhirnya terlepas," ujar Hananto, Kamis.

Hananto menegaskan secara struktur Underpass Kentungan tidak ada yang bermasalah. "Gril drainase yang copot sudah diperbaiki, dan secara struktur tidak ada kerusakan," katanya.

Baca juga: DPRD Berang, Kawasan Tugu Jogja Sudah Rusak Padahal Belum Lama Dibangun

Meski demikian, Hananto tak memungkiri jika kendaraan yang melewati Underpass Kentungan harus lebih hati-hati. Pasalnya, setiap melewati gril, laju kendaraan sedikit terganggu.

Underpass Kentungan dikelola oleh Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi DIY (P2JN DIY). Meski demikian, menurut Hananto, jajarannya selalu berkoordinasi, termasuk mengenai informasi copotnya gril drainase yang bersumber dari Satker P2JN DIY.

Baca juga: Data LBH Jogja: 35.942 Orang Jadi Korban Penggusuran Setahun Terakhir

Salah seorang pengendara motor yang ditemui Harian Jogja di Underpass Kentungan, Andika, 24, warga Ngaglik, Sleman, menyatakan selama ini selalu hati-hati saat melintasi underpass, karena ada gundukan di sekitar saluran drainase. Menurutnya, kondisi itu sangat mengganggu pengguna jalan, terlebih jika pengendara memacu kendaraan terlalu kencang.

"Sering lewat dan saat melintasi gril drainase langsung tersentak seperti kejeglong [masuk lubang], akhirnya enggak nyaman. Meskipun Underpass Kentungan dibangun dengan tujuan agar tidak bikin macet, tapi kalau bisa dibuat senyaman mungkin untuk pengendara," katanya.