Turun ke Jalan, Ojol Kulonprogo Galang Dana untuk Korban Gempa Sulbar

Aksi dalang dana yang dilakukan GBKP di simpang lima Karangnongko, Wates, Kulonprogo, Kamis (4/2/2021). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
05 Februari 2021 05:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Puluhan ojek online di Kulonprogo turun ke jalan untuk menggalang dana bantuan bagi korban gempa di Sulawesi Barat. Aksi sosial itu mereka lakukan di simpang lima Karangnongko, Kelurahan Wates, Kapanewon Wates, Kulonprogo, Kamis (4/2/2021) siang.

Menggunakan kardus bertuliskan "Bantu Saudara Kita yang Terdampak Gempa di Sulawesi Barat" para driver daring yang tergabung dalam komunitas ojek online Kulonprogo bernama Guyub Bareng Kulonprogo (GBKP) itu mendatangi pengguna jalan yang berhenti di traffic light simpang lima tersebut.

Tak sedikit dari pengendara bermotor baik roda dua maupun empat terketuk hatinya untuk kemudian memasukkan sejumlah uang ke dalam kotak kardus itu.

Baca juga: Duh...Belum Dua Bulan Direvitalisasi, Kawasan Tugu Jogja Sudah Rusak

Ketua GBKP Dredeh Rusiyanto, mengatakan aksi ini merupakan bentuk kepedulian ojol terhadap korban gempa di Sulbar. Lewat penggalangan dana, diharapkan bisa bermanfaat bagi warga terdampak bencana.

"Semoga dengan aksi ini dapat membawa manfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sulbar," katanya saat ditemui di sela-sela penggalangan dana, Kamis siang.

Pria yang akrab disapa Yanto itu mengatakan dalam aksi ini diikuti oleh sekitar 50 anggota GBKP yang meliputi driver grab, Go-Jek dan transportasi online lainnya di Kulonprogo. Mereka disebar ke empat titik lampu merah di simpang lima Karangnongko.

"Kita bagi sistem shift, jadi setiap beberapa menit nanti gantian yang turun ke jalan. Ini juga sebagai upaya mengantisipasi kerumunan di tengah pandemi," ujarnya.

Sementara itu Penasehat GBKP Wawan Hermanto mengatakan aksi ini turut didukung komunitas Ojol Yogyakarta 507 dan Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqoh Nahdhatul Ulama (Lazisnu) DIY. Selain menggalang dana, pihaknya juga mengumpulkan baju bekas layak pakai untuk para korban bencana Sulbar.

Baca juga: Data LBH Jogja: 35.942 Orang Jadi Korban Penggusuran Setahun Terakhir

"Semua bantuan uang, pakaian bekas layak pakk serta sembako besok pagi langsung kita jadikan satu di Jogja bersama temen-temen dari Ojol Yogyakarta 507, selanjutnya penyalurlan dilakukan Lazisnu," ucapnya.

Dikatakan Wawan aksi sosial semacam ini bukan kali pertama dilakukan GBKP. Sebelumnya ia bersama sesama ojol Kulonprogo turut terlibat dalam penyaluran bantuan ke sejumlah daerah terdampak bencana, termasuk bencana kekeringan.

"Dulu juga pernah melakukan penyaluran air bersih dan membantu penggalangan dana untuk korban bencana di Donggala," ujarnya.