Advertisement
Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Api di Berbah
Ilustrasi kematian - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang wanita tanpa identitas tewas seketika setelah tertabrak kereta api (KA) Argo Lawu di jalur KA Km 157+0 antara Stasiun Brambanan-Stasiun Maguwo yang berada di Desa Kalitirto, Berbah, Sleman, pada Minggu (7/2/2021).
Kanit Reskrim Polsek Berbah Iptu Isnaini mengatakan korban yang belum diketahui identitasnya tersebut meninggal dunia pada Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 09.12 WIB.
Advertisement
"Korban berjenis kelamin perempuan, umurnya sekitar 40 tahun dan menggunakan baju daster lengan panjang warna lurik cokelat motif garis-garis. Korban juga memakai masker warna cokelat dan berkerudung warna cokelat tua," ujar Iptu Isnaini, Senin (8/2/2021).
Menurut keterangan dari saksi, masinis kereta api Argo Lawu tujuan Solo-Gambir telah membunyikan klakson panjang dikarenakan ada perempuan berdiri di pinggir jalur kereta sebelah utara.
Meskipun klakson kereta api telah dibunyikan, perempuan tersebut tidak menepi dan karena jarak sudah dekat, korban tertabrak kereta api Argo Lawu dan jatuh di antara jalur kereta sebelah utara dan selatan.
Polsek Berbah juga menggandeng Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polres Sleman dan INAFIS Polda DIY guna mengungkap identitas korban.
Polisi kemudian membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara, Kalasan, Sleman, guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. "Kemudian melengkapi mindik dan membuat visum et repertum mayat," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ketahanan Energi Indonesia Dinilai Stabil di Tengah Geopolitik Global
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Eks Menara Kopi Kotabaru Mulai Ramai Bus Pariwisata
- Satpol PP Masih Temukan Wisatawan Merokok dan Otoped di Malioboro
- Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
- Arus Balik, 15.287 Kendaraan Keluar DIY Via Gerbang Tol Purwomartani
- Lebaran, Pengunjung Candi Prambanan Capai 18.500 Orang Sehari
Advertisement
Advertisement







