Pemerintah Klaim Belum Ada RT di Kulonprogo yang Masuk Zona Merah

Tangkapan layar peta Sebaran Kasus Covid di DIY versi Pemda DIY. (corona.jogjaprov.go.id)
11 Februari 2021 21:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo menyatakan belum ada Rukun Tetangga (RT) di kabupaten ini yang berstatus zona oranye dan merah. Kebanyakan RT di Kulonprogo berstatus zona hijau dan ada 35 yang masuk kategori zona kuning.

"Untuk zonasi RT di Kulonprogo sejauh ini belum ada yang merah maupun oranye, tapi memang ada yang kuning, yaitu sebanyak 35 RT, sisanya hijau," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, dalam jumpa pers di Kantor Dinas Kesehatan Kulonprogo, Kapanewon Wates, Kamis (11/2/2021).

Terhadap RT yang berstatus zona kuning, satgas tingkat kalurahan bertugas menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Di samping itu juga mengawasi pelaksanaan isolasi mandiri pasien positif maupun kontak erat. Sedangkan untuk zona hijau, satgas memantau kasus secara berkala dan melakukan test terhadap suspek.

BACA JUGA: Mahasiswa UGM Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Kepala Terbungkus Plastik, Ada Tabung Oksigen

Seperti diketahui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat mikro di DIY yang berlaku pada 9-23 Februari 2021, mengusung konsep pengawasan pengetatan mikro, yakni memperkuat pengawasan untuk memotong penularan di level RT, RW, dusun dan kelurahan atau kalurahan.

Setiap RT dipetakan menjadi empat zona yakni hijau, kuning, orange dan merah.
RT bisa masuk zona hijau jika tidak ditemukan kasus positif di wilayahnya. Sementara kategori zona kuning apabila terdapat satu sampai lima rumah dengan kasus terkonfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir.

Sedangkan zona oranye terdapat enam sampai 10 rumah dengan kasus positif dalam satu RT selama tujuh hari ke belakang. Adapun untuk zona merah lebih dari 10 rumah dengan kasus positif selama tujuh hari terakhir.