Lengang, Seperti Ini Suasana Pantai Parangtritis Saat Hari Libur di Tengah PPKM

Petugas memberikan arahan kepada pengunjung di Pantai Parangtritis, Minggu (14/2/2021). - Harian Jogja/Jumali
15 Februari 2021 04:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Adanya libur setelah Hari Raya Imlek 2021 ternyata tidak berdampak kepada peningkatan jumlah pengunjung di Pantai Parangtritis, Bantul, Minggu (14/2/2021).

Pantai di kawasan selatan Bantul tersebut terlihat lengang dan tidak banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Hanya ada sejumlah wisatawan, terlihat sedang duduk-duduk di pinggiran pantai. Beberapa di antara mereka ada yang berswafoto dan bermain air. Kendati demikian, protokol kesehatan di lokasi tersebut tetap diterapkan.

Koordinator SAR Satlinmas wilayah III Parangtritis, M Arief Nugraha, mengatakan meski jumlah pengunjung tidak terlalu banyak namun pihaknya tetap menyiagakan personel untuk berjaga dan memantau.

Baca juga: Perpanjangan PTKM Ketiga di Bantul Masih Ada Banyak Pelanggaran

Selain itu petugas juga mengingatkan kepada wisatawan agar selalu berhati-hati dan tidak berenang ke tengah laut.

“Kami juga tetap ingatkan mereka untuk mengedepankan protokol kesehatan,” katanya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul Annihayah mengungkapkan hingga Sabtu (13/2/2021) ada 5.100 pengunjung di Pantai Parangtritis. Dari jumlah tersebut, Ani melihat tidak ada dampak signifikan dari libur panjang Imlek 2021.

“Ini jumlahnya sama seperti kunjungan hari biasa,” kata Annihayah.

Sementara penyekatan sempat diterapkan oleh Polres Bantul di sejumlah titik di perbatasan, Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Rata-Rata Okupansi Hotel di Jogja Selama Libur Imlek Hanya 25%

Selain di Piyungan, penyekatan dilakukan di bundaran Srandakan.

Kasat Lantas Polres Bantul AKP Amin Ruwito mengungkapkan pihaknya sengaja melakukan pemeriksaan selektif untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19. Penyekatan sendiri digelar dengan skala prioritas para pengendara atau wisatawan dari luar kota yang akan memasuki wilayah Bantul.

“Kami juga menerapkan swab antigen secara random kepada para wisatawan. Karena kami tidak ingin ada lonjakan kasus Covid-19 usai long weekend Imlek 2021,” katanya.