Libur Imlek, Kunjungan Wisata ke Sleman Meningkat

Wisatawan asing melintas di lereng Gunung Merapi wilayah Kaliadem, Cangkringan, Sleman, setelah terjadi erupsi, Selasa (3/3/2020). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
15 Februari 2021 12:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Sleman menyebut selama periode libur panjang Imlek dari Jumat (12/2/2021) sampai dengan Minggu (14/2/2021), angka kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Bumi Sembada meningkat.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Suci Iriani Sinuraya mengatakan peningkatan angka kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata secara umum relatif lebih kecil daripada kunjungan akhir pekan biasanya sebelum masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

BACA JUGA: Pendaftaran SNMPTN 2021 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

"Tingkat kunjungan kawasan wisata Kaliurang mengalami peningkatan, pada libur Imlek periode tanggal 12 sampai dengan 14 Februari 2021 yakni sebanyak 1.898 pengunjung. Kunjungan pada pekan sebelumnya yakni tanggal 5 hingga 7 Februari 2021 sebanyak 1.216 pengunjung," ujar Suci, pada Senin (15/2/2021).

Hal yang sama, lanjut Suci, juga terjadi untuk kunjungan kawasan wisata Kaliadem, jumlah kunjungan pada libur Imlek yakni tanggal 12 sampai dengan 14 Februari 2021 sebanyak 3.014 pengunjung. Adapun, kunjungan pada pekan sebelumnya pada periode 5 hingga 7 Februari 2021 hanya 801 pengunjung.

"Beberapa destinasi lainnya di Sleman seperti Candi Ijo, Candi Sambisari baru dibuka kembali pada masa PPKM, yakni sejak 9 Februari 2021," imbuhnya.

Protokol pencegahan penularan Covid-19 pada pelaksanaan operasional terbatas secara umum yang dilakukan oleh sejumlah pengelola objek wisata sudah dilaksanakan dengan baik oleh pengelola destinasi wisata.

BACA JUGA: Klaster Ibadah di Jangkaran Kulonprogo Meluas, Penderita Covid Bertambah Jadi 57 Orang

"Walaupun terjadi peningkatan kunjungan, destinasi wisata sudah siap dan mampu menerapkan protokol kesehatan Covid-19," terang Suci.

Ketua Pengelola Taman Tebing Breksi, Kholik Widianto sebelumnya mengatakan kunjungan wisatawan ke Breksi sejak ditetapkannya PPKM jilid ketiga hanya sebesar 20 persen.

"Sejak diterapkannya PPKM, jumlah kunjungan di hari biasa (weekdays) hanya sekitar 200 orang. Pada weekend sebanyak 400 orang," ujar Khalik beberapa waktu lalu.