Sudah Divaksin, Ini Harapan Pelaku Usaha Malioboro

Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
01 Maret 2021 13:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pelaku usaha di kawasan Malioboro, Kota Jogja, telah mengikuti program vaksinasi Covid-19 tahap kedua termin pertama, Senin (1/3/2021). Mereka berharap 
program ini selain efektif memutus rantai penyebaran virus juga dapat memicu kebangkitan sektor pariwisata yang terpuruk imbas pandemi corona. 

"Harapannya ya covid bisa segera hilang dan pariwisata Jogja kembali bangkit," kata Paimin, salah satu satu peserta vaksinasi di Pasar Beringharjo, Kota Jogja, Senin. 

Paimin merupakan tukang becak yang biasa mangkal di hotel Pessona Malioboro. Ia tergabung dalam Paguyuban Becak Kayuh Istimewa. Dalam paguyuban tersebut, pria lanjut usia ini didapuk menjadi ketua. 

Baca juga: Alur Sungai Bawah Tanah di Gunungkidul Bakal Dipetakan

Selama pagebluk Covid-19, Paimin termasuk kalangan yang terdampak. Penghasilannya dari antar jemput wisatawan anjlok drastis. Ini karena pandemi membuat wisatawan urung berkunjung ke Kota Gudeg. 

"Kalau dulu sehari itu bisa dapat Rp100.000 sekarang tidak bisa. Kondisi ini sudah terjadi selama satu tahun sejak Corona melanda," ungkap Paimin. 

Kondisi itu memaksa Paimin mencari pekerjaan sampingan, salah satunya jadi buruh proyek bangunan. 

Ia pun berharap dengan pelaksanaan vaksin bagi pelaku usaha Malioboro, ada perubahan positif bagi dunia pariwisata di DIY, khususnya Kota Jogja. Karena dari situlah dia mencari nafkah. "Semoga dengan vaksin ini kondisi bisa segera pulih ya," harapnya.

Harapan serupa disampaikan Wasto Sutrisno dari Komunitas Andong Yogyakarta. Selain itu Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Pemda DIY yang telah menggelar vaksinasi ini. Dengan begitu dapat menguatkan kekebalan tubuh para kusir-kusir andong di Jogja, sehingga ke depan wisatawan tak perlu khawatir jika ingin menggunakan jasa mereka. "Semoga wisata di Jogja bisa bangkit," katanya.

Baca juga: Masyarakat Perlu Hidup Berdampingan dengan Merapi

Vaksinasi ini diikuti oleh 19.900 an pelaku usaha yang meliputi, pedagang Pasar Beringharjo, masyarakat sekitar Malioboro dan Alun-alun Utara, dan pegawai toko yang ada di kawasan Malioboro. Adapun lokasi vaksinasi selain dipusatkan di Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg dan Taman Parkir Abu Bakar Ali, Jogja. 

Proses vaksinasi ini melibatkan 280 tenaga medis yang terdiri dari vaksinator, perawat dan dokter. Ditargetkan pelaksanaan vaksin termin pertama ini bisa rampung dalam kurun waktu enam hari terhitung sejak hari ini.