Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ratusan pelayat antarkan jenazah Artidjo Alkostar untuk dimakamkan, di Makam Keluarga Besar UII, Senin (1/3/2021)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Bangsa Indonesia kehilangan salah satu tokoh yang gigih memperjuangkan keadilan, Artidjo Alkostar. Ratusan pelayat menghadiri persemayamannya, mulai dari Presiden Joko Widodo hingga aktivis HAM.
Seremoni persemayaman mendiang Artidjo Alkostar berlangsung di Auditorium Abdulkahar Muzakkir, UII, Senin (1/3/2021) pukul 10.00 WIB. Presiden Joko Widodo menyempatkan hadir sekira pukul 08.00 WIB sebelum menjalankan sejumlah agendanya di DIY.
BACA JUGA: Kepala Humas PM Jepang Mundur karena Ditraktir Makan
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, juga turut hadir dan memberi sambutan. "Segenap jajaran KPK berduka atas berpulanganya beliau. Beliau adalah sosok yang baik. Kita adalah saksi kebaikan beliau," katanya.
Ia menuturkan Artidjo memiliki kepribadian yang menginspirasi, yakni sangat sederhana, apa adanya dan tidak pernah meminta pada negara. "Kedua miliki prinsip selalu bersyukur, ikhlas, dan sabar dengan apa yang kita terima dan yang diberikan Allah," ujarnya.
Menurutnya kepergian Artidjo bukan saja kehilangan bagi KPK, tapi seluruh bangsa Indonesia. Ia berharap Artidjo dapat menjadi inspirasi untuk terus semangat dalam memberantas korupsi.
Mantan mahasiswa Artidjo yang saat ini aktif di Amnesti Internasional Jogja sekaligus pendiri Sosial Movement Institute, Eko Prasetyo, mengatakan Artidjo mengajarkannya banyak hal, salah satunya adalah tradisi menulis. "Bang Ar sangat produktif, saya dulu ngedit bukunya, Negara Tanpa Hukum," ujarnya.
BACA JUGA: Tim Kajian UU ITE Minta Masukan Korban UU ITE, dari Ahmad Dhani hingga Baiq Nuril
Artidjo menurutnya merupakan salah satu pejuang hak asasi manusia (HAM), termasuk memperjuangkan proses penegakan pelanggaran HAM masa lalu.
"Saya dulu terlibat perjanjian amnesti di Jogja, di antaranya adalah saran Bang Ar. Menurutnya gerakan hak asasi manusia harus didorong oleh semua elemen. Aksi kamisan di jogja adalah warisan inspirasi Bang Ar," katanya.
Di kelas, Artidjo kata dia merupakan pengajar yang unik, karena tak jarang mengajak mahasiswanya menonton film dan mendorong mahasiswa agar terlibat dalam permasalahan sosial di sekitarnya. "Dia dosen yang kalau kita absen karena demo, oke gapapa," ungkapnya.
Kiprah Artidjo di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jogja pada masa Orde Baru juga menginspirasi banyak gerakan mahasiswa. "LBH Jogja waktu itu jadi kanal pertemuan rutin teman-teman yang ditekan Suharto," ujarnya. (Lugas Subarkah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 lengkap dari latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga balapan utama. Cek jam tayangnya dalam WIB.
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.