Begini Perkembangan Terbaru Klaster Kegiatan Ibadah di Kulonprogo yang Terinfeksi Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
01 Maret 2021 04:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Sebanyak tujuh orang dari total 69 yang masuk dalam klaster kegiatan ibadah di Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon, Kulonprogo, masih melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan mayoritas kasus positif Covid-19 di klaster Jangkaran merupakan kasus positif Covid-19 tidak bergejala.

"Untuk klaster Jangkaran masih ada tujuh orang yang harus melakukan isolasi mandiri sisanya sudah sembuh dan satu meninggal dunia," ujar Baning saat dikonfirmasi pada Minggu (28/2/2021).

Akan tetapi, enam orang memang sebelumnya harus dilakukan perawatan intensif di RS rujukan penanganan pasien positif Covid-19. Saat ini, keenamnya sudah dinyatakan sembuh.

"Jangkaran ini kan mayoritas tanpa gejala. Meskipun enam harus dilakukan perawatan di rumah sakit. Tapi lainnya tidak bergejala dan hanya harus dilakukan isolasi mandiri selama 10 hari di rumah masing-masing," ungkap Baning.

Baning urung menyatakan klaster Jangkaran sudah selesai. Ia harus memastikan jika sebanyak tujuh orang selesai melakukan isolasi mandiri. "Belum, nanti saya nyatakan selesai jika isolasi mandiri sudah selesai dilakukan. Mungkin pekan depan sudah selesai," katanya.

Lebih lanjut, kasus konfirmasi positif Covid-19 di kabupaten Kulonprogo per Minggu (28/2/2021) sebanyak 2.865. Sedangkan, kasus sembuh mencapai 525. Kasus meninggal dunia sebanyak 57. Pasien positif Covid-19 yang harus melakukan isolasi di rumah sakit sebanyak 55.

Sedangkan, pasien positif Covid-19 yang harus melakukan isolasi mandiri sebanyak 274. "Untuk pasien yang sudah menyelesaikan isolasi sebanyak 1.909," ujarnya.