Bantaran Sungai Winongo Disulap Jadi Destinasi Wisata Baru Jogja

05 Maret 2021 05:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen, Kota Jogja akan menyulap bantaran Sungai Winongo di wilayahnya menjadi destinasi wisata yang menyajikan pelbagai potensi kelurahan, mulai dari UMKM, seni hingga budaya. Ini dilakukan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pengembangan wisata di bantaran Sungai Winongo itu sudah masuk dalam rencana kerja pembangunan Pemerintah Kelurahan Pringgokusuman 2022 yang ditetapkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Pringgokusuman beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Tren Kasus Positif Covid-19 di Bantul Mulai Menurun

Konsep pembangunan 2022 itu adalah mewujudkan Pringgokusuman sebagai daerah tujuan wisata alternatif sinergi potensi lingkungan, budaya dan industri kreatif serta siap siaga bencana untuk pengembangan perekonomian masyarakat.

"Iya ini nanti fokus di bantaran Sungai [Winongo] yang saat ini sudah selesai dibangun oleh DPUPKP," kata Lurah Pringgokusuman, Eni Purwati, kepada Harian Jogja, Kamis (4/3/2021).

Meski baru direalisasikan tahun depan, geliat wisata di bantaran Sungai Winongo sudah terlihat. Pelakunya adalah warga yang tinggal di sekitar bantaran tersebut. Di sana, mulai banyak warga khususnya dari RW 22, Kampung Notoyudan, Pringgokusuman membuka usaha kecil-kecilan, seperti angkringan dan warung kelontong.

"Nah ke depannya akan dikoordinasi oleh LPMK Pringgokusuman agar semua potensi yang ada di kelurahan bisa diberi ruang di lokasi ini, juga untuk pertunjukan seni budaya nya," terang Eni.

Eni berharap kehadiran wisata alternatif di Bantaran Sungai Winongo yang menyuguhkan potensi seni, budaya dan UMKM itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pringgokusuman. "Selain itu diharapkan juga dapat menurunkan angka kemiskinan," kata dia.